JEMBER, RADAR-X.net – Bisa jadi karena cukup lama tidak pernah mengerjakan proyek pembangunan infrastruktur pemerintah kabupaten Jember, sehingga tak kuasa menahan kekecewaannya.
Seorang kontraktor bernama Sugeng menyampaikan keluhannya, bahwa 80 paket proyek Dinas Pendidikan Jember program anggaran tahun 2021 saat ini sudah dinyatakan habis dan sudah dibagikan. Kamis, 8 Juli 2021.
Pantas memang kalau Sugeng sangat kecewa dengan sistem yang diterapkan oleh pejabat dinas pendidikan Jember saat ini yang terkesan dibagikan sesuai selera pejabat yang berwenang di dinas pendidikan Jember.
“Kenapa saya katakan demikian.? Saya sebagai rekanan mitra kerja pemerintah kabupaten Jember bergerak dibidang jasa konstruksi sendiri tidak mengetahui adanya pengumuman tentang proyek dari dinas pendidikan.” Kata Sugeng.
“Ironisnya malah kuat diduga beberapa LSM yang ada di Jember malah diberi masing-masing satu paket-satu paket, sementara para kontraktor asli banyak yang tidak kebagian paket proyeknya mas. Yang menjadi pertanyaan kami adalah, apa sih korelasinya Plt kepala dinas pendidikan memberi paket proyeknya pada beberapa LSM?.” tanya Sugeng pada awak media.
Saat hal tersebut dikonfirmasikan pada Sukariono yang merupakan salah satu pejabat di Dinas pendidikan kabupaten Jember mengatakan, Oleh karena batas waktunya yang mepet sekali, dan lagi karena situasinya sekarang seperti ini, dan tanggal 12 Juli besok sudah kontrak.
Saat media mempertanyakan apa korelasinya Dinas pendidikan memberi paket proyeknya pada beberapa LSM tersebut untuk kepentingan pemberitaan kami? Yang dijawab dengan Spontanitas oleh Sukariono.
“Loh kalau untuk pemberitaan saya tidak mau berkomentar mas, karena itu bukan domen saya, ya kalau sampeyan perlu konfirmasi berita, sampeyan langsung ke Bose saja langsung, Plt kepala dinas Bambang.” Ujar Sukariono.
Sementara informasi yang berhasil dihimpun awak media, ada sekitar 80 Paket proyek Dinas pendidikan kabupaten Jember tahun ini, dengan nilai anggaran hingga puluhan milyar. Paket Pekerjaan yang diperuntukan pada kegiatan jasa konsultan perencanaan serta rehab beberapa gedung sekolah yang ada di kab Jember.
Plt kepala dinas pendidikan Jember saat dikonfirmasi terkait kekecewaan beberapa rekanan kontraktor yang tidak dapat jatah paket proyek Dinas pendidikan, sementara beberapa ketua LSM masing masing diberi satu paket proyek, Bambang terburu-buru keluar ruangan karena ada acara. (Ltf)














