496 Balon Kepala Desa Ikuti Tes Uji Baca Al-Qur’an

0
25
Keterangan Photo, Balon Kepala Desa Ikuti Tahapan Tes Uji Baca Al-Qur'an Di Oproom Setdakab. (Foto:Riko)

ACEH TENGGARA, RADAR-X.net – Sebanyak 496 dari 616 Bakal Calon (Balon) Kepala Desa (Penguku Kute) yang beraga Islam mengikuti proses tahapan tes uji baca Al-Qur’an.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Aceh Tenggara Mhd. Ridwan, SE. M.Si, melalui Kabag Pemerintahan Firman, S.STP kepada wartawan, disela-sela pelaksanaan uji baca Al-Qur’an, Senin (24/05/2021) di Gedung P3G mengatakan, Sebanyak 269 desa dari 385 desa yang ada di Kabupaten Aceh Tenggara, akan melaksanakan pemilihan Pengulu Kute serantak pada 3 Juli 2021 yang akan datang. Maka dari itu harus mengikuti tahapan tes yang sudah di tentukan seperti Tes Uji Baca Al-Qur’an yang saat ini dilaksanakan mulai Senin 24 Mei hingga Selasa, 25 Mei 2021.

“Dari 616 Balon Kepala Desa, yang mengikuti tes uji baca Al-Qur’an sebanyak 496 peserta, untuk lokasi tes dibagi menjadi dua, di Oproom Setdakab di ikuti 362 peserta dari 10 Kecamatan, di Gedung P3G Komplek Pelajar Bambel di ikuti 134 peserta dari 6 Kecamatan, tes uji baca Al-Qur’an ini adalah syarat mutlak bagi bakal calon Kepala Desa yang beragama islam, sisanya 120 yang beragama non muslim tidak mengikuti uji baca Al-Qur’an,” terang Sekda.

Baca Juga:  Tingkatkan Silaturahmi Pemdes Patrol Lor Gelar Buka Bersama Muspika
Balon Kepala Desa Ikuti Tahapan Tes Uji Baca Al-Qur’an Di Gedung P3G Komplek Pelajar Bambel. (Foto:Riko)

Firman juga menambahkan, untuk tim penguji tes baca Al-Qur’an terdiri dari Imam UPTD Mesjid Agung At- Taqwa Kutacane, Dinas Syari’at Islam, MPU, Qari dan Akademisi, semuanya yang berjumlah 12 orang.

Pelaksanaan uji bakal calon Kepala Desa (Pengulu Kute) usai mengikuti tes uji baca Al-Qur’an, selanjutnya akan mengikuti tes Psikotes, Ujian tertulis dan Wawancara yang akan dilaksanakan pada Rabu, 26 Mei hingga Sabtu, 29 Mei 2021.

“Untuk uji tes ini lokasinya di ruang kelas Universitas Gunung Leuser (UGL) Kutacane, seluruh tahapan tes ini tetap mengedepankan Protokol Kesehatan (Prokes),” pungkas Firman. (RH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.