Berita

Tindakan Ketum Badko Kohati Jatim Disorot, Pengurus Tingkat Kabupaten Meradang

×

Tindakan Ketum Badko Kohati Jatim Disorot, Pengurus Tingkat Kabupaten Meradang

Sebarkan artikel ini

foto : istimewa 

Sampang, Radar x. net – Ketua Umum (Ketum) badan kordinasi (Badko) Kohati Jatim Diduga Palsukan Tanda Tangan dari Sekretaris Umum (Sekum) Badan Kordinasi (Badko) HMI Jatim, Dandi Satriyo,. Jum’at, 18/07/2025

Kini dunia kaderisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jawa Timur kembali diguncang dengan isu yang cukup serius. Ketua Umum Kohati Badko HMI Jawa Timur diduga melakukan pemalsuan tanda tangan Sekretaris Umum Badko HMI Jatim, dalam sebuah dokumen resmi organisasi. Tindakan ini menuai sorotan dan kecaman dari berbagai pihak internal.

Dandi Satriyo, menyayangkan tindakan tidak etis tersebut. Ia menyebut bahwa tindakan itu bukan hanya melanggar etika organisasi, namun juga mencederai marwah struktural Badko HMI Jatim.

Sangat disayangkan jika benar Ketua Umum Kohati melakukan pemalsuan tanda tangan. Ini bukan hanya soal administrasi, tapi menyangkut integritas dan moralitas kepemimpinan dalam organisasi,” tegas Dandi

Menurut informasi yang berkembang, dokumen yang dipalsukan tersebut digunakan untuk kepentingan internal Kohati, namun melibatkan struktur Badko HMI Jatim yang seharusnya melalui koordinasi dan persetujuan resmi. Hal ini menimbulkan keresahan di kalangan fungsionaris badko hmi jatim karena dinilai sebagai bentuk manipulasi internal yang mencoreng semangat kolektif dan profesionalisme di tubuh organisasi.

Sementara itu, beberapa pengurus Badko menyuarakan agar persoalan ini segera diklarifikasi secara terbuka dan diselesaikan melalui mekanisme organisasi yang berlaku.

Jika tuduhan ini terbukti, bukan tidak mungkin Ketua Umum Kohati Jatim akan menghadapi sanksi organisasi yang tegas, Sejumlah kader juga mendesak agar ketua umum badko hmi jatim segera turun tangan untuk mengusut dan menindaklanjuti persoalan ini secara objektif.

Kasus ini menjadi tamparan keras bagi upaya revitalisasi kepemimpinan di Kohati Jatim, yang sebelumnya juga telah mendapat sorotan terkait minimnya ide kaderisasi dan rendahnya partisipasi dalam pelatihan instruktur Kohati.

(Wahed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page