Tim Terpadu Pemkab Batu Bara Eksekusi Gapura Simpang Empat Talawi Tanjung Tiram

0

Batu Bara, radar x.net – Pemerintah Kabupaten Batu Bara terus melakukan pembenahan dan penataan di kecamatan Tanjung Tiram dengan mengerahkan unsur Muspida yang tergabung dalam Tim Terpadu terdiri dari TNI Polri Satpol PP, Dishub, PUPR, Disperindak, Camat Talawi, Camat Tanjung Tiram untuk melakukan eksekusi Gapura dan galeri yang berada di pinggir jalan perintis kemerdekaan Simpang Empat Talawi Tanjung Tiram yang mengakibatkan sering terjadinya kemacetan. Sabtu (05/12/2020).

Camat Talawi Muliadi SE, saat dikonfirmasi radar-x.net, terkait pembongkaran gapura simpang empat mengatakan, hal ini tindak lanjut dari rapat kordinasi pada 02 Desember yang memang seyogyanya pada 05 Desember tepatnya Sabtu, pukul 10.00 Wib, kita mengadakan pelaksanaan penertiban bagi masyarakat yang mempunyai bangunan atau yang menempati badan jalan dan yang memiliki bangunan diatas paret, karna kita akan mengadakan penataan, tata ruang dipemkab batu bara, khususnya di simpang empat ini.

“Segara akan dibangun drenase jadi yang terdampak pertama adalah Gapura, yang terletak antara talawi tanjung tiram, kedua galeri yang ada disimpang empat menuju jalan perintis kemerdekaan, dan itu syogyanya kita laksanakan penertiban pembongkaran. Tapi untuk yang di simpang empat itu pemilik memohon kepada kita karna pemilik mau mengevakuasi dulu aset aset yang ada. Karena ada barang-barang yang perlu menggunakan las untuk dikeluarkan, dan kami sudah berkordinasi dengan Kadis PU dan Satpol PP, jadi pertimbang-pertimbangan itu disepakati. Hari Senin kita lanjutkan untuk pembongkaran di kios tersebut,” terang camat.

Pada hari Senin, lanjutnya. “Nanti apapun ceritanya nggak ada alasan lagi kita tetap laksanakan itu sesuai dengan rapat kordinasi kita untuk melakukan penataan ruang supaya di simpang empat tidak lagi timbul kemacetan. Karena itu program pemerintah, saya berharap kepada masyarakat kedepannya silahkan berjualan untuk mencari makan tapi tidak boleh lagi permanen apalagi membangun diatas paret, karena nanti kalau kita melakukan penertiban lagi kita kasian. Saya juga berharap masyarakat mendukung program ini sebab ini untuk mereka juga,” ungkapnya.

Selanjutnya Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kabupaten Batu Bara, Khairil Anwar mengatakan, bangunan yang di simpang empat itu pada Senin akan di eksekusi sesuai permohonan pemilik usaha, dan mereka tidak ada masalah.

“Rencana kita penataan tanjung tiram ini lebih rapi dan tertata, kita taukan tanjung tiram ini bagian dari kunjungan wisata, dan kita lihat selama ini sangat semaraut. Kita ingin menertibkan dan merapikan, sehingga timbul keindahan di Tanjung Tiram,” ujar Khairil Anwar.

“Nanti tiang-tiang listrik ini pun akan kita rapikan, mendekati dengan drainase, dan termasuk yang disimpang juga akan digeser rencana hari senin akan digeser, oleh pihak PLN. Kita sudah kordinasi terkait hal itu semua,” jelasnya.

Khairil juga menambahkan, bahwa tujuannya bagaimana supaya penataan di Tanjung Tiram ini bersih. Ia berharap kedepannya Tanjung Tiram, bisa lebih baik lagi, apalagi tanjung tiram Ikonnya kabupaten Batu Bara. Oleh karena itu, bupati berharap Tanjung Tiram ini dibenahisecara bertahap.

Kasatpol PP juga mengatakan, bahwa eksekusi yang dilakukan sangat aman dan terkendali, ada 30 personil satpol PP yang ikut mengamankan.

“Eksekusi gapura mungkin hari senin kami akan lanjut eksekusi lima ruko yang ada, termasuk galeri,” ujarnya. (Ham)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.