![]() |
| Foto : Bambang |
JEMBER – Saat ini di indonesia sudah banyak bermunculan mengenai isu kebangkitan PKI yang telah beredar di media-media sosial dengan adanya pemakaian-pemakaian baju berlogo palu-arit di berbagai daerah di indonesia.
Hal ini memang harus menjadi tanggapan yang serius bagi pemerintah demi menjaga kedaulatan NKRI dan PANCASILA.
Dalam acara hari jadi PANCASILA tanggal 1 juni, yang dislenggarakan oleh DPC PDI Perjuangan Jember, pada (04/06/2016), di gedung GOW Jember, mengenai isu bangkitnya PKI( Partai Komunis Indonesia) mendapat tanggapan yang srius dari ketua DPC PDI Perjuangan Jember.
Tabroni, selaku ketua DPC PDI Perjuangan Jember mengatakan, “Kalau PANCASILA itu di terapkan oleh penyelenggara Negara sebagai bentuk sehari-hari, maka tentunya itu akan bisa diatasi oleh seluruh penyelenggara. Maka ketakutan akan kebangkitanya komunis tidak akan terbukti. Nah ini soal besar kita adalah, bahwa PANCASILA itu masih belum bisa di praktekan secara sepenuhnya oleh para penyelenggara Negara.” ujarnya
Seperti yang telah di tetapkan tanggal 1 juni sebagai lahirnya PANCASILA, “Maka kita berharap bahwa soal ini akan di gerakan pemerintah pusat, dari pusat sampai ke Daerah-daerah untuk menggerakkan seluruh aparatur, untuk kerja atau melakukan sesuatu, dengan pedoman PANCASILA sebagai bintang penuntun bagi rakyat Indonesia,” imbuhnya.
Ada pula tanggapan-tanggapan yang tegas dari PDI Perjuangan jika komunisme berbenturan dengan PANCASILA. “Tentunya ketika komunisme itu akan berbenturan dengan PANCASILA, maka dengan sendirinya kita akan melawan komunisme yang ada, dan yang akan bangkit kembali, karena PANCASILA itu menjadi bagian yang utama, ketika itu ditegaskan, maka tidak ada komunisme di Indonesia.” tegasnya.(Bambang)













