![]() ![]() |
| Saat di lokasi wisata. (Foto:Sukri) |
BONDOWOSO, Radar-X.Net – Dengan semakin pesatnya kemajuan kepariwisataan Indonesia maka dituntut perhatian yang lebih besar terhadap masalah keamanan, baik keamanan Negara atas bahaya yang bersumber dari datangnya wisatawan asing maupun keamanan wisatawan itu sendiri selama berada di Indonesia.
Terciptanya kondisi keamanan yang benar-benar mantap merupakan prasarat bagi kelangsungan pembangunan kepariwisataan, karena apabila terjadi gangguan keamanan disuatu daerah dapat mempengaruhi arus kunjungan dan minat wisatawan berkunjung kedaerah tersebut.
Hal itu disampaikan oleh Ketua DPRD Kab. Bondowoso H. Ahmad Dafir saat melaksankan kunjungan kerja ke obyek Wisata Tancak kembar Desa andung sari kec. pakem yang di damping oleh Muspika Kecamatan Pakem, Babinsa dan bebrapa orang kepala Desa se Kecamatan Pakem.
Pramuwisata yang bertugas mendampingi dan memberikan petunjuk dan penjelasan kepada para wisatawan memegang peranan didalam usaha menjaga serta memelihara keamanan tersebut, dimana Pramuwisata dapat bertindak sebagai pembantu aparat keamanan fungsional yang telah ada seperti Pos Ramil Pakem dan polsek pakem.
“Peranan yang dapat dilakukan Pramuwisata lebih dititik beratkan kepada upaya-upaya pencegahan (preventif), meskipun tidak tertutup kemungkinan pabila terpaksa melakukan tindakan- tindakan yang bersifat penindakan (represif) dalam batas-batas tertentu sesuai kemampuannya,” ungkap H. Ahmad Dafir, Disela-sela kegiatan tersebut.
Danpos ramil Pakem Peltu Sugiono menyampaikan, bahwa Pengamanan terhadap keselamatan wisatawan termasuk salah satu kewajiban dan tanggung jawab Aparat kewilayahan setempat baik dari TNI, POLRI dan aparatur pemerintah serta Pramuwisata.
Wisatawan hendaknya dapat diyakinkan bahwa bersama 3 Pilar dan Pramuwisata dia dapat merasa aman dari bahaya atau gangguan, sebab 3 Pilar dan Pramuwisata pada hakekatnya adalah “pelindung wisatawan”.
“Kegiatan yang kami lakukan saat ini bersama 3 pilar melaksanakan kegiatan pengamanan Obyek wisata Tancak Kembar sekaligus memberikan himbauan kepada pengunjung agar selalu menjaga anak-anak jangan sampai lepas dari pengawasan orangtua,” pungkas Danpos Pakem. (Sukri)















