BeritaSepakbolaTerbaru

Soeratin Cup 2018 Persid Yunior Lawan Persekabpas 1-1

×

Soeratin Cup 2018 Persid Yunior Lawan Persekabpas 1-1

Sebarkan artikel ini
Situasi saat Soeratin Cup 2018, Persid Yunior Lawan Persekabpas

JEMBER, radar-x.net – Lanjutan putaran Soeratin Cup 2018, antara Persid yunior Jember melawan Persekabpas Pasuruan, di stadion Notohadinegoro Kreongan Patrang Jember, pada Selasa (7/8/18), berlangsung datar dan kadang keras yang mengarah kasar hingga keadaan babak dua berakhir dengan skor 1-1.

Pasalnya, kedua tim tersebut bertemu yang kedua kalinya dalam pertandingan yang sama. Sejak babak 1 berlangsung pertandingan berjalan datar, serangan silih berganti dan sekali-sekali terjadi perebutan bola di tengah lapangan. Bahkan kadang ada pelanggaran yang menjurus kasar.

Tanpa disangka bola berada di daerah Persekabpas setelah pemain depan Persid yunior berhasil melewati beberapa pemain belakang lawan. Pada menit 31, Anggit Dewi P, berhasil membobol gawang lawan sehingga skor berubah 1-0 untuk Persid Jember.

Serangan kembali di bangun, kedua tim dan silih berganti, bola banyak bermain di tengah lapangan, serangan mendadak yang dilakukan Persekabpas membuat kaget pemain Persid Jember. Pada menit 50 pemain depan Pasuruan A. Nizar berhasil memasukkan bola kegawang Jember skor berubah 1-1. hingga peluit berbunyi babak pertama usai tetap 1-1.

Babak 2 berjalan, kembali serangan banyak di kuasai pemain Jember, namun sayang tercatat ada beberapa gol tak bisa didatangkan pemain Persid sehingga serangan tersebut sia-sia. Permainan semakin keras dan mengarah kasar, bahkan hampir saja menimbulkan keributan antar pemain, namun wasit dengan cepat mengambil keputusan yang tepat.

Serangan terus dilakukan pemain Jember di daerah lawan, namun karena penyelesaian akhir yang kurang tenang sehingga ada berapa gol terbuang sia-sia. Hingga waktu babak 2 usai keadaan tetap 1-1.

Coach Persid yunior, Muzamil mengatakan, ” Alhamdullillah masih bermain draw, seharusnya tercatat berapa gol yang terjadi, namun karena kurang tenang ketika di depan gawang lawan. Ini harus latihan lagi dan harus ada evaluasi lagi,” kata Muzamil.

” Sebenarnya kami menyadari anak-anak ini harus ditambah porsi latihan, karena ketika bola ada di daerah lawan yang seharusnya menjadi gol, jadang gagal karena penyelesaian akhir yang kurang tenang sehingga gagal dalam mencetak gol,” terangnya.

Menurut Coach Persekabpas, Agus Jamal mengatakan, sangat kecewa dengan kepemimpinan wasit yang memihak pada tuan rumah. ” Saya mengharap ini pembinaan sepak bola jangan di rusak oleh wasit, kasian anak-anak sangat tidak fair play lagi,” terangnya.

” Kami harap fair play tetap di junjung tinggi, saya khawatirkan Banyuwangi bermain mata dengan tuan rumah habis kami. Jangan sampai sepak bola dirusak oleh oknum wasit yang tak bertanggung jawab,” tandas Agus. (Dik/Rol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page