![]() ![]() |
| Foto: Dok.Radar-X.net, |
JMBER – Kamis (10/03/2016), Pukul 09.00 s.d 11.15 WIB, Bertempat di Ruang Phoenix Ball Room Lt. 1, Hotel Panorama, Jl. KH Agus Salim No. 25, Kel. Jember Kidul, Kec. Kaliwates Kab. Jember. Dilaksanakan ”Silaturahmi Rekanan Mitra Kerja Pemerintah Kabupaten Jember” oleh Tim Pemrakarsa Masyarakat Jasa Kontruksi Kabupaten Jember. Acara ini dihadiri oleh 100 orang dipimpin oleh H. Saiful Bahri, S.H. Adapun yang turut hadir dalam kesempatan ini, dr. Hj. Faida, MMR (Bupati Kab. Jember), Drs. KH. Abdul Muqit Arief (Wakil Bupati Jember), Seluruh Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) Kab. Jember, Perwakilan Asosiasi Pengusaha Mitra Pemerintah Kabupaten Jember.
Sambutan Saiful Bahri, SH. (ketua Panitia) antara lain : “Terimakasih atas kedatangan Bupati dan Wakil Bupati Jember, silaturahmi bersama antara Pemerintah dengan Masyarakat dan mitra Kerja Pemerintah yang diwakili oleh para asosiasi mitra kerja,” Katanya dalam sambutannya, Kamis (10/03), Pukul 09.45 WIB.
Dikesempatan yang sama, sambutan dari Bupati Jember, “Profesional bagi jember baru jember bersatu sangat penting, peran aktif dari profesional Mitra Pemkab itu sangat penting, dengan mengutamakan pembangunan masyarakat kecil itu merupakan program awal saya untuk membangun Jember Baru Jember Bersatu, tekat Dua arah antara Pemerintah yang sinergis dengan Para mitra kerja Pemerintah Kab. Jember.” paparnya
Selesai sambutan-sambutan, acara dialog interaktif dimulai dengan di moderatori oleh sdr. Agus Tono, pertanyaan, 1. Didik antara lain,sikap tegas dari Bupati tolak SPK kontrak di PU Cipta Karya, Oknum Kabag Sunda yang telah membocorkan arsip Negara, Membatalkan Pembangunan Hotel di wilayah Kel. Gebang, Kec. Patrang, 2. Dyah (ketua AKLI Jember) antara lain, sistem yang rumit membuat kami di Jember tidak bisa berkembang, Pemaparan Desa Mandiri Energi sesuai program Bupati Jember membangun dari desa, 3. Agung Budiman, antara lain, Pemerintah yang dahulu hanya pokok senang dengan orangnya maka pekerjaan cocok meski pun belum standart, Pembangunan Rumah sakit di Jember tidak ada yang punya parkir yang cukup layak sehingga parkiran yang membludak di jalan-jalan.
Kemudian dari pada itu, tanggapan dari Bupati Jember dari semua pertanyaan yang dilayangkan oleh para peserta yang hadir salah satunya, “SPK akan kami tindak tegas yang tidak sesuai, dari Pembangunan Hotel di Gebang sudah kami turunkan team masih menunggu dari Team kami. Pihak kami akan membangun Jember dari yang desa untuk menggali potensi-potensi di masyarakat Jember.” imbuhnya lebih lanjut
Hal senada ditambahkan Wakil Bupati Jember, “Profesionalisme harus ditingkatkan maka rekanan Jember harus berubah, pekerjanya orang Jember tetapi jangan sampai pengusaha dari luar Jember kami minta profesional kepada rekanan yang baik untuk masyarakat Jember,” pungkasnya.(Heru/JK)














