Sampang, radar x. net – Sempat beredar di media sosial (medsos) oknum LSM, YouTuber, dan Wartawan beradu argumentasi dengan meteri tidak jelas, bersama pihak kepolisian, perangkat desa PJ. Kades dan masyarakat setempat.
Dari beberapa sumber terpercaya yang berhasil dirangkum oleh media Radar x, bahwa Mereka memasuki ruang rapat (Musdes) yang sedang berlangsung dengan tanpa adanya memberitahukan atau menyampaikan surat keterangan resmi dari lembaga tersebut dengan isi Audensi, jika tujuannya untuk Audensi agar tidak terjadi kesalahfahaman. Rabu 12/01/2022


Selian itu, dalam video yang sengaja diedarkan oleh YouTuber, mempertanyakan keaktifan PJ. Kades, sedangkan acara yang Sadang berlangsung merupakan penyerahan SPJ.
Bahkan dari hasil rekaman video yang beredar, dengan tidak beretika oknum tersebut berani menunjukkan jari tangannya ke wajah para peserta rapat.
Namun…! Menurut salah satu aktivis yang hadir ke lokasi, dirinya diajak oleh seseorang dari desa setempat.
“Saya diajak mas…! Sebenarnya saya tidak tau, kalau ada sesuatu dibalik ini.” Ucap salah satu aktif yang diajak ke lokasi oleh oknum, dengan bisik kecil.
“Saya malu sekali mas…! kalau sudah terjadi seperti ini, tapi kesaya katanya hanya liputan, g ada yang hal-hal yang lain.” Lanjutnya
Akibat dari peristiwa yang terjadi di Balai Desa Tobai Barat Kecamatan Sokobanah Kabupaten Sampang Madura Jawa Timur itu. akibatnya Integritas Aktivis disampang mulai dipertanyakan dan diragukan.
Seperti yang telah diberitakan di dua media, bahwa PJ. Kades tidak aktif sehingga banyak Masyarakat kecewa red.
Menanggapi hal tersebut, Syamsul Arifin salah satu perangkat desa Tobai Barat Kecamatan Sokobanah Sampang, angkat bicara bahwa selama ini pelayanan pada publik berjalan normal, kegiatan lancar, hingga sampai saat belum ada Masyarakat mengeluh.
Pihaknya mengatakan bahwa semua perangkat yang ada didesa semua difungsikan sesuai jabatannya.
“Untuk apa dengan adanya perangkat desa, kalau setiap keperluan harus bertemu langsung dengan PJ. Kades.” Tutur Syamsul Arifin saat dikonfirmasi oleh media Radar x. Rabu malam, 12/01/2022
“Disamping itu..! Jika memang ada Masyarakat yang belum faham, kami selalu memberikan arahan dan bimbingan, agar tidak menimbulkan fitnah.’ lanjutnya
Bersambung pada info selanjutnya.
(Wahed/MK)














