DPRD Murung Raya

Rumiadi Dukung Status Siaga Karhutla, Minta Pencegahan Diperkuat Sejak Dini

×

Rumiadi Dukung Status Siaga Karhutla, Minta Pencegahan Diperkuat Sejak Dini

Sebarkan artikel ini

PURUK CAHU, Radar-x.net – Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, H. Rumiadi, S.E., S.H., M.H, mendukung langkah Pemerintah Kabupaten Murung Raya menetapkan Status Siaga Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026. Penetapan tersebut dinilai penting untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla selama musim kemarau.

Dukungan itu disampaikan Rumiadi saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) penetapan Status Siaga Karhutla yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Murung Raya di Aula BPBD, belum lama ini.

Rakor tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Murung Raya Rahmanto Muhidin, Penjabat Sekretaris Daerah Sarwo Mintarjo, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah instansi dan pihak terkait.

Menurut Rumiadi, penetapan status siaga menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh unsur memiliki kesiapan dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama saat memasuki musim kemarau.

“Penetapan status siaga ini merupakan langkah yang tepat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapan kita bersama dalam menghadapi potensi karhutla,” kata Rumiadi.

Ia menegaskan, penanganan karhutla tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah daerah dan petugas di lapangan. Keterlibatan seluruh elemen, mulai dari masyarakat, dunia usaha, aparat keamanan, relawan hingga pemangku kepentingan lainnya, sangat diperlukan.

Rumiadi juga meminta agar langkah pencegahan dilakukan sejak dini melalui patroli dan pemantauan di wilayah rawan karhutla. Selain itu, kesiapan personel serta sarana dan prasarana pemadaman perlu dipastikan, disertai edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya dan larangan membuka lahan dengan cara membakar.

“Pencegahan harus menjadi perhatian bersama. Jangan sampai kebakaran sudah meluas baru kita melakukan penanganan. Kesiapsiagaan dan koordinasi harus diperkuat sejak awal,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut disampaikan bahwa luas lahan yang terbakar di Kabupaten Murung Raya hingga saat ini mencapai sekitar 13 hektare. Kejadian karhutla mayoritas berada di wilayah Kecamatan Murung dan Tanah Siang.

Meski kondisi masih relatif terkendali, Rumiadi meminta kewaspadaan seluruh pihak tetap ditingkatkan. Ia berharap koordinasi antarinstansi berjalan efektif sehingga setiap titik atau potensi kebakaran dapat segera terdeteksi dan ditangani sebelum meluas.

“Kita berharap seluruh pihak dapat bersinergi menjaga Murung Raya agar tetap aman dari karhutla. Masyarakat juga memiliki peran penting, terutama dengan tidak melakukan pembakaran lahan,” pungkasnya. (hbr).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page