Referendum Atau Pertahankan UUPA

- Penulis Berita

Kamis, 26 Oktober 2017 - 03:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Referendum Atau Pertahankan UUPA
Mursyidi, warga Masyarakat Aceh. 



ACEH UTARA, radar-x.net – Beberapa hari ini marak terdengar suara dari banyak kalangan yang menyuarakan gugatan UUPA maupun yang menyuarakan menuntut hak Aceh yang telah disepakati bersama Antara Pemerintah Pusat Dengan Aceh atau Pemerintah RI dengan GAM yaitu MoU Helsingki.

Selama perjanjian antara Pemerintah RI dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Helsingki yang sudah berlangsung selama kurang lebih 12 tahun. Sampai hari ini 24-10-2017, Pemerintah pusat belum ada niat baik dalam menyelesaikan Perjanjian tersebut, akan tetapi Pemerintah pusat ingkar janji dengan mencabut satu persatu butir-butir MoU Helsingki, atau butir-butir dalam UUPA yang sudah disepakati oleh Pemerintah pusat.

Ini menunjukan bahwa Pemerintah pusat telah melakukan pembohongan besar terhadap Masyarakat Aceh dengan kata lain menipu Aceh, apalagi semenjak Presiden Jokowi menjabat sebagai Presiden RI, Jokowi tidak pernah sama sekali menyinggung soal Aceh, yaitu mengenai UUPA atau MoU Helsingki, artinya Pemerintah pusat pura-pura lupa soal penjanjian itu.

“Saya selaku Masyarakat Aceh, pemuda Aceh mendesak Pemerintah Pusat agar lebih serius dalam menyelesaikan persoalan-persoalan Aceh, jangan terus memberikan janji-janji manis terhadap Aceh, kami sudah bosan mendengar janji-janji manis pemrintah pusat,” ujar Mursyidi.

Kalau begini terus, kata Mursyidi lebih lanjut, sikap pemerintah pusat terhadap Aceh, bukan tidak mungkin kedepan anak-anak Aceh akan bangkit kembali mengulang sejarah kelam Aceh nantinya.

“Untuk semua pejabat Pemerintahan Aceh yaitu Gubernur, DPRA, Walikota, Bupati, DPRK serta Masyarakat Aceh, mari kita terus memperjuangkan hak-hak Aceh, jangan sampai kedepan kita meninggalkan luka kelam untuk anak cucu kita.” Jelasnya

Ditegaskannya, jika Pemerintah Pusat tidak mampu memenuhi janji-janji yang telah disepakati bersama, lebih baik berikan kebebasan untuk Rakyat Aceh apakah dengan menggelar Referendum atau ada opsi lain yang lebih bijak untuk kesejahteraan Masyarakat Aceh kedepan. (MUR)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dewan Murung Raya Dorong Orangtua Kenalkan Budaya Daerah Pada Anak
Membangun Daerah Diperlukan Komitmen Bersama dan Masyarakat
Pelatihan STRATEGI PENCEGAHAN dan TEKNIK INVESTIGASI KEJAHATAN DALAM PERUSAHAAN
Imanudin Sambut Baik Bantuan Hewan Qurban dari Pemrov Kalteng
Oknum Kuwu Desa Sukagumiwang Penuhi Panggilan Polisi atas Dugaan Ancaman Pembunuhan Terhadap Wartawan
Anggota DPRD Imanudin Apresiasi Launching Intervensi Serentak Pencegahan Stunting 2024
Menindaklanjuti Permintaan Masyarakat Desa Kemirian: Camat Tamanan Gelar Pertemuan Bahas Proses PAW
Kades Kuning II Bungkam Terkait Kegiatan Desa Tahun 2022 dan 2023
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Juni 2024 - 01:05 WIB

Dewan Murung Raya Dorong Orangtua Kenalkan Budaya Daerah Pada Anak

Sabtu, 15 Juni 2024 - 00:24 WIB

Pemerintahan Kabupaten Tulungagung Giat Tes Urine Untuk ASN

Jumat, 14 Juni 2024 - 23:18 WIB

Pj. Nizhamul Ikuti Rakor Inflasi Daerah 2024 Secara Virtual

Jumat, 14 Juni 2024 - 00:33 WIB

Membangun Daerah Diperlukan Komitmen Bersama dan Masyarakat

Kamis, 13 Juni 2024 - 01:51 WIB

Imanudin Sambut Baik Bantuan Hewan Qurban dari Pemrov Kalteng

Rabu, 12 Juni 2024 - 15:08 WIB

Pj. Bupati Batu Bara Hadiri Baksos Alumni AKABRI 94

Rabu, 12 Juni 2024 - 11:11 WIB

Monitoring Aku Hatinya PKK, Tim Penilai Provsu Kunjungi Desa Kwala Gunung

Rabu, 12 Juni 2024 - 08:19 WIB

Oknum Kuwu Desa Sukagumiwang Penuhi Panggilan Polisi atas Dugaan Ancaman Pembunuhan Terhadap Wartawan

Berita Terbaru

Pemerintahan

Pemerintahan Kabupaten Tulungagung Giat Tes Urine Untuk ASN

Sabtu, 15 Jun 2024 - 00:24 WIB

Pemerintahan

Pj. Nizhamul Ikuti Rakor Inflasi Daerah 2024 Secara Virtual

Jumat, 14 Jun 2024 - 23:18 WIB