![]() |
| Foto: Nuzul, |
Sebulan lalu, PT ini menjadi ajang perburuan oleh para anak muda untuk bekerja di PT tersebut. Karena, dengan gaji yang begitu besar dan persyaratannya tidak memandang jenjang ijazah. Dengan Modal punya uang Rp. 5.500.000 s.d 10.000.000,- sudah bisa masuk ke Perusahaan yang mengaku bergerak di Penyulingan minyak kayu Gahru tersebut. Pada intinya, untuk menjadi pegawai di PT itu, harus membayar uang jaminan sebesar itu. Dengan alasan, uang jaminan akan dikembalikan selama 3bulan yang ber kwitansi yang di tanda tangani oleh Aris Munandar atau Ari sebutan akrabnya, yang saat itu sebagai Manager di PT. AGRO.
Waktu terus berjalan, hingga para karyawan komplain karena sudah beberapa bulan tidak menerima gaji. Sehingga, uang jaminan yang juga sudah jatuh tempo sesuai yang dijanjikan oleh Ari, tidak kunjung di kembalikan. Dari situlah, rasa was-was dan curiga para karyawan semakin menjadi.
Seperti yang dikatakan, Nr(25), asal desa maesan, salah satu pegawai PT. AGRO, menyampaikan, “Saya bayar Rp. 8,5juta untuk masuk ke PT Agro mas, saya cuma sekali di gaji Rp.2,5 juta, habis itu tidak ada gaji cair lagi. Jaminan saya yg di janjikan akan segera cair karena sudah lewat jatuh tempo, belum juga diberikan, P. Ari cuma janji janji doang,” katanya, pada radar-x.net di Polres Bondowoso, Rabu(22/06/2016).
Akhirnya, karena pihak pegawai sudah ‘ mangkel ‘ ada kemarin teman saya yang langsung laporan ke Polres Bondowoso,” tambah Nr( samaran-red), yang namanya meminta di rahasiakan.
Berbekal laporan tersebut, pihak kepolisian langsung mengambil tindakan cepat yaitu, melakukan penyegelan kantor PT. AGRO dan melakukan penangkapan kepada Aris Munandar yang sebelumnya di infokan kabur ke wilayah Jember.
Sementara itu, seluruh pegawai PT. AGRO berkumpul di Polres Bondowoso, guna untuk di data jumlah Global estimasi dugaan penipuan yang dilakukan orang Ari yang mengaku orang Jawa Barat ini. (Nuzul/Abas)












