Presiden Jokowi Serahkan Gelar Pahlawan Nasional untuk Laksamana Malahayati

- Penulis Berita

Kamis, 9 November 2017 - 21:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Jokowi Serahkan Gelar Pahlawan Nasional untuk Laksamana Malahayati



JAKARTA, radar-x.net – Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo secara resmi menyerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Almarhum Laksamana Malahayati, dalam rangka acara hari pahlawan Nasional tahun 2017, yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Kamis (09/11/2017).

Plakat gelar pahlawan itu diterima langsung oleh ahli waris dari Laksamana Malahayati, Teungku Putroe Safiatuddin Cahya Nuralam, yang selama ini menetap di Nusa Tenggara Barat bersama anaknya, Pocut Meurah Neneng Mahmidatul Hasanah.

Selain Laksamana Malahayati dari Aceh, turut diserahkan gelar pahlawan bagi tiga orang lainnya, masing-masing, Zainuddin Abdul Madjid dari NTB, Mahmud Riayat Syah dari Kepulauan Riau, dan pendiri HMI Lafran Pane dari Yogyakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penetapan keempat tokoh tersebut sesuai dengan Kepres No 115/TK/Tahun 2017 yang ditandatangani Jokowi pada 6 November 2017. Dan turut hadir pada kegiatan tersebut Wakil Presiden Jusuf Kalla, serta para Menteri kabinet kerja.

Sementara dari Aceh hadir Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, Anggota DPR RI asal Aceh Teuku Rifki Harsya, serta Kepala Biro Humas dan Protokol Pemerintah Aceh Mulyadi Nurdin, Lc, MH.

Baca Juga:  PPTK Kampar Segera Dilaporkan LSM KPK Nusantara DPD Riau

Gubernur Aceh Irwandi Yusuf mengatakan, Laksamana Malahayati merupakan panglima angkatan laut yang sangat pantas diberikan gelar pahlawan, karena kata Irwandi, Laksamana Malahayati, secara riil berperang dengan Belanda, dan bahkan secara usia, lebih tua dibandingkan dengan 12 pahlawan wanita lain yang sudah terlebih dahulu diberikan gelar pahlawan.

“Kalau Laksamana Malahayati ini, dia memang panglima perang, dan komandan pasukan yang memimpin ribuan pasukan dengan ratusan kapal perang,” ujar Irwandi diwawancarai di Istana Negara.

Irwandi menambahkan, selanjutnya setelah mendapatkan gelar pahlawan Nasional dari Presiden, Pemerintah Aceh akan melakukan pemugaran terhadap makam Laksamana Malahayati yang terletak di Desa Lamreh Krueng Raya, Aceh Besar.

Pada kesempatan itu Irwandi juga menyebutkan, selain Malahayati, masih ada dua lagi tokoh dari Aceh yang sangat berhak untuk menerima gelar pahlawan, masing-masing, Sultan Alauddin Mahmud Syah II dan Sultan Muhammad Daud Syah.

“Ini rencananya akan saya usulkan untuk tahun depan. Tapi kita usulnya satu dulu untuk tahun depan, satunya lagi untuk tahun berikutnya.” Terang Irwandi.

Baca Juga:  Timor-er Chapter Indramayu Peduli Dampak Rob Banjir Di Eretan

Sementara itu, Anggota DPR RI Teuku Rifky Harsya menyebutkan, pengusulan Laksamana Malahayati sebagai pahlawan Nasional merupakan inisiatif dari Kongres Wanita Indonesia (Kowani) dan juga aspirasi dari masyarakat Aceh. Sehingga pada tanggal 6 Juni 2017 lalu Komisi X DPR RI mengeluarkan rekomendasi kepada pemerintah agar menetapkan Malahayati sebagai Pahlawan Nasional, bahkan seluruh Fraksi di DPR RI saat itu kata Rifky, sepakat agar Malahayati ditetapkan sebagai salah satu penerima gelar Pahlawan Nasional.

“Tentunya ini juga berkat dukungan dari pak gubernur Aceh Irwandi Yusuf dan dukungan dari gubernur Aceh terdahulu, pak Zaini Abdullah pada saat kita membutuhkan rekomendasi dari pemeriintah Aceh.” Pungkas Rifky. (Muhd)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemerintahan Kabupaten Tulungagung Giat Tes Urine Untuk ASN
Pj. Nizhamul Ikuti Rakor Inflasi Daerah 2024 Secara Virtual
Membangun Daerah Diperlukan Komitmen Bersama dan Masyarakat
Pelatihan STRATEGI PENCEGAHAN dan TEKNIK INVESTIGASI KEJAHATAN DALAM PERUSAHAAN
Imanudin Sambut Baik Bantuan Hewan Qurban dari Pemrov Kalteng
Pj. Bupati Batu Bara Hadiri Baksos Alumni AKABRI 94
Monitoring Aku Hatinya PKK, Tim Penilai Provsu Kunjungi Desa Kwala Gunung
Oknum Kuwu Desa Sukagumiwang Penuhi Panggilan Polisi atas Dugaan Ancaman Pembunuhan Terhadap Wartawan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 00:33 WIB

Membangun Daerah Diperlukan Komitmen Bersama dan Masyarakat

Kamis, 13 Juni 2024 - 09:33 WIB

Pelatihan STRATEGI PENCEGAHAN dan TEKNIK INVESTIGASI KEJAHATAN DALAM PERUSAHAAN

Rabu, 12 Juni 2024 - 08:19 WIB

Oknum Kuwu Desa Sukagumiwang Penuhi Panggilan Polisi atas Dugaan Ancaman Pembunuhan Terhadap Wartawan

Selasa, 11 Juni 2024 - 01:12 WIB

Anggota DPRD Imanudin Apresiasi Launching Intervensi Serentak Pencegahan Stunting 2024

Senin, 10 Juni 2024 - 18:35 WIB

Menindaklanjuti Permintaan Masyarakat Desa Kemirian: Camat Tamanan Gelar Pertemuan Bahas Proses PAW

Minggu, 9 Juni 2024 - 18:00 WIB

Kades Kuning II Bungkam Terkait Kegiatan Desa Tahun 2022 dan 2023

Minggu, 9 Juni 2024 - 14:00 WIB

Masyarakat Pamekasan Berharap, Achmad Baidowi Maju di Pilkada 2024

Sabtu, 8 Juni 2024 - 23:54 WIB

Doni Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Sukseskan Pilkada 2024

Berita Terbaru

Pemerintahan

Pemerintahan Kabupaten Tulungagung Giat Tes Urine Untuk ASN

Sabtu, 15 Jun 2024 - 00:24 WIB

Pemerintahan

Pj. Nizhamul Ikuti Rakor Inflasi Daerah 2024 Secara Virtual

Jumat, 14 Jun 2024 - 23:18 WIB