MEDAN, radar-x.net – Polrestabes Medan melakukan giat Pelaksanaan Apel Antisipasi Penanggulangan Bencana, Selasa 07 Januari 2020 tepatnya pukul 10.00 WIB di Mapolrestabes Medan.
Kegiatan tersebut langsung dipimpin Wakapolrestabes Medan AKBP Rudi Rifani SH,SIK dan tercatat 6 arahan yang dibeberkan, yaitu sebagai berikut:
1. Kita akan melaksanakan sesuai TR dari Mabes Polri, yaitu antisipasi bencana alam di wilayah masing-masing, sebab sudah terjadi bencana di beberapa kota.
“Dan kita sudah beberapa kali diberikan arahan belajar smkd (sistem manajemen keadaan darurat). Dalam keadaan darurat siapapun yang datang duluan di tkp misalnya satu regu sabhara atau polsek harus menyiapkan disitu posko untuk penampungan,” kata Wakpolrestabes.
2. Bagaimana merencanakan, melihat situasi, berapa korban, melihat yang diperlukan korban, dimana tempat penampungan, dan melaporkan kepada pimpinan.
3. Didalam pelaksanaan penanggulangan yang akan kita laksanakan, sesuai situasi saat ini. Curah hujan yg tinggi, banjir maupun tanah longsor, misal di kampung aur, dimana poskonya, misal medan baru dimana tempat penampungan korban, jumlah yg ditampung berapa, nanti sarpras bisa membuat tenda lapangan
4. Tolong bagops buatkan TR untuk polsek-polsek. Setiap polsek buatkan sprint 31 orang atau 1 sst, kabag ops minta nama ke masing-masing polsek, keluarkan sprint lengkap dgn denahnya, data dari masing-masing polsek tentang daerah rawan, sarana yang ada, apa saja yang dibutuhkan, penanggulangan bencana nya.
5. Tidak ada yang bekerja sendiri-sendiri dan yg kita jaga keselamatan kita juga, kalau keadaan kita kurang fix itu sama saja kita menambah korban
6. Kendaraan patroli untuk kendaraan personel, ada perahu karet, ada alat diatas meja utk membantu kita, roda dua juga sudah kita siapkan untuk pergerakan personel lainnya.
Tidak sampai disitu saja, Wakpolrestabes Medan AKBP Rudi Rifani SH,SIK, juga mengatakan pesan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jhonny Edizzon Isir S.I.K.,M.T.C.P untuk mengantisipasi penanggulangan bencana, enggak mungkin hanya bisa mengandalkan perahu karet itu saja.
“Apabila ada banyak lokasi yg terkena banjir, maka masing-masing polsek coba disiapkan ban dalam bekas truk itu di pompa tulis pake pilox misal polsek medan baru, tapi apabila bhabinkamtibmas ada inisiatif lain silahkan.” Jelas AKBP Rudi Rifani SH SIK pada apel penanggulangan bencana. (Mulya Koto)














