Bondowoso, Radar-X.net – Penjabat (Pj) Bupati Bondowoso memberikan apresiasi yang tinggi terhadap pelaksanaan Seminar Nasional dan Workshop Entrepreneurship Coaching Clinic yang digelar di Bondowoso, Selasa (16/10/2024).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Para Narasumber, di antaranya:
Bapak Heru Pujo Nugroho, SE, MBA, Komisaris TAPERA RI.
Bapak Abdul Firman, Sharia Banking Division Head PT Bank Tabungan Negara Tbk. Bapak Akhmad Munir, Direktur Utama LKBN ANTARA.
Bapak Handoko, SE, Presiden Direktur PT. Karya Anugerah Jaya.
Bapak Dr. Fathorrazi, SE, M.Si beserta Tim Sertifikasi Halal Universitas Jember. Bapak DR Rendra Wirawan, SE, M.Si, Moderator Seminar. Bapak DRs. Mohammad Sholeh, M.Si, mewakili Jajaran Pengurus Pusat Keluarga Alumni Universitas Jember (KAUJE).
Ibu Anisatul Hamidah, S.Ag, SH, M.Kn, M.Si, Ketua Umum KAUJE Korda Bondowoso. Para Pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bondowoso.
Panitia TM3, jajaran pengurus KAUJE, serta seluruh peserta seminar dan workshop, Rekan-rekan pelaku usaha, UMKM.
Dalam sambutannya, Pj Bupati Bondowoso M. Hadi Wawan Guntoro menyatakan bahwa kegiatan ini sangat relevan dengan visi pemerintah daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan UMKM dan kewirausahaan.
“Seminar dan workshop seperti ini sangat penting untuk mendorong inovasi dan membentuk wirausaha baru di Bondowoso. Kita harus menciptakan ekosistem yang kondusif untuk para pengusaha agar mereka bisa berkembang dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah,” ujar Pj Bupati.
Entrepreneurship Coaching Clinic ini menghadirkan berbagai narasumber yang ahli di bidang bisnis dan kewirausahaan, yang berbagi pengalaman dan strategi sukses dalam mengembangkan usaha.
Peserta juga mendapatkan bimbingan langsung tentang cara memulai dan mengelola bisnis, mulai dari ide kreatif hingga pengelolaan keuangan.
Pj Bupati berharap kegiatan serupa dapat rutin diadakan di Bondowoso untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda.
“Kita harus memanfaatkan momentum ini untuk mempersiapkan generasi wirausaha yang tangguh dan siap bersaing di era digital,” tambahnya.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan institusi pendidikan dalam mendorong pengembangan ekonomi lokal melalui inovasi dan kreativitas di bidang kewirausahaan.
“Kegiatan ini sangat relevan dengan kondisi Bondowoso saat ini. Kabupaten Bondowoso, yang kita cintai, memiliki potensi besar di berbagai sektor, termasuk pariwisata, pertanian, industri kreatif, dan UMKM, ” ungkapnya.
Disampaikan bahwa, untuk memaksimalkan potensi tersebut, kita memerlukan entrepreneur-entrepreneur muda yang inovatif, kreatif, dan mampu memanfaatkan teknologi digital dalam mengembangkan usahanya.
“Dengan adanya Enterpreneurship Coaching Clinic dalam kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat memperoleh pengetahuan dan bimbingan praktis yang diperlukan untuk menjadi pengusaha sukses dan mampu bersaing di pasar global, ” harap Pj Bupati Bondowoso.
Selain itu Pj Bupati Juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bondowoso akan terus berupaya mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, terutama melalui berbagai kebijakan yang pro-UMKM, termasuk memberikan kemudahan perizinan, akses pembiayaan, hingga sertifikasi halal.
“Kerjasama antara akademisi, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat merupakan kunci sukses dalam mencapai tujuan bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bondowoso melalui pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, ” terangnya.
Pj Bupati berharap kepada seluruh peserta, terutama para pelaku usaha dan calon entrepreneur, agar memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya.
“Saya yakin, dengan semangat kolaborasi yang ada, Bondowoso bisa menjadi salah satu pusat entrepreneurship unggul di Jawa Timur, yang mampu menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan, ” ujarnya.














