INDRAMAYU, radar-x.net – Agenda Pembelajaran Pendidikan kesetaraan Kejar Paket A, B dan C PKBM Permata Sari Desa Cipancuh Kecamatan Haurgeulis Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat, dalam satu minggu dilaksanakan 3 (tiga) hari yaitu, hari Jumat, Sabtu dan Minggu, di Gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kubangsari, Antusias diikuti Peserta didik/warga belajar.
Budi Hartono, S.Pd, Kepala Sekolah/Ketua Penyelenggara Pendidikan Kesetaraan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Permata Sari Kepada radar-x.net menjelaskan, Pendidikan kesetaraan merupakan pendidikan non formal yang mencakup program paket A, setara SD, paket B setara SMP, dan Paket C setara SMA, dengan penekanan pada penguasaan pengetahuan, keterampilan fungsional serta pengembangan sikap dan kepribadian profesional peserta didik.


“Pendidikan non formal sendiri menurut Undang-Undang (UU) dan Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia (RI) tentang pendidikan menyatakan bahwa pendidikan non formal adalah jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang.
Pendidikan non formal berfungsi untuk mengembangkan peserta didik (Wb) dengan penekanan, pengetahuan dan keterampilan serta pengembangan sikap kepribadian yang profesional, sehingga pendidikan kesetaraan merupakan salah satu satuan pendidikan pada jalur pendidikan non formal. Karena Lulusan Pendidikan non formal Kejar paket A. B dan C memiliki legalitas yang setara dengan pendidikan Formal, Undang-Undang Nomer 20/2003 tentang sistem pendidikan nasional.” Terangnya.
Lebih lanjut Budi Hartono menjelaskan, bahwa pendidikan kesetaraan adalah pendidikan non formal yang ditujukan bagi warga Negara yang tidak berkesempatan mengenyam pendidikan formal di Sekolah atau anak usia sekolah yang putus sekolah karena kendala biaya, juga orang dewasa yang sudah bekerja namun latar belakang pendidikannya kurang memenuhi syarat.
“Tahun Pelajaran 2019 – 2020 peserta didik yang mengikuti pembelajaran di PKBM Permata Sari, sebanyak 260 Peserta didik yang sudah terdaftar dalam Dapodik, yaitu, Kejar Paket A 16 Peserta didik, Paket B 123 Peserta didik, dan C 121 Peserta didik, dengan Jumlah Guru/Tutor, ibu Lilis Lisnawati, S.Pd. Juhri, A.Ma. Wasim Sutarsim, S.Pd. Saeful Mu’minin, S.Pd. Kusnadi. Ade Gunawan, S.Pd. Nanang Supriyatman, S.Pd. Sarifudin, S.Pd. Andi Yusuf, SE. Kiki Rizkiana, S.Sn. Imam Bukhori Muslim, S.Pd.” Pungkas Budi. (Nas)















Minta no WA nya ka…