JEMBER, radar-x.net – Badan Kerja Sama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Rambipuji melakukan acara penyerahan bantuan sosial dari surplus dana bergulir simpan pinjam EX PNPM tahun anggaran 2019 untuk 513 warga masyarakat dari delapan desa Kecamatan Rambipuji sebagai penerima manfaat. Senin 20 April 2020 sekira pukul 8.00 WIB.
Pasalnya, sejumlah 513 orang sebagai masyarakat penerima manfaat, dari seluruhnya delapan desa yang ada di Kecamatan Rambipuji diantaranya; Desa Nogosari, Desa Curah Malang, Desa Rowotamtu, Desa Rambipuji, Desa Rambigundam, Desa Gugut, Desa Pecoro dan adalah Desa Kaliwining.
Ketua BKAD Kecamatan Rambipuji Saiful Ansori pada awak media radar-x.net menyampaikan bahwa, sesuai dengan Perbup 20 tahun 2015 tentang pelestarian aset EX.PNPM, disitu ditetapkan berkaitan dengan surplus kegiatan dana bergulir, yaitu dari pendapatan itu 15%nya dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk sembako.
Tentang apa saja bentuk sembako tersebut Saiful Ansori menjelaskan bahwa, paket sembako berisi 5kg beras, dua liter minyak sayur, 2kg gula dan pak mie, satu paketnya berisi macam-macam. “Untuk tahun ini, kami bagikan bantuan sembako sebanyak 513 orang masyarakat penerima manfaat, dari 8 desa sekecamatan Rambipuji,” jelasnya.
“Dengan rincian masing-masing Desa seperti Desa Rambigundam 50 pemanfaat, Desa Kaliwining 50, Desa Pecoro 63 pemanfaat, Desa Gugut 50, Desa Rowotamtu 81, Rambipuji 99, Nogosari 63 Curah Malang 50 pemanfaat. Jadi total 513 pemanfaat,” ungkap Saiful Ansori.
Sementara, Camat Rambipuji saat dikonfirmasi membenarkan, bahwa hal itu dilakukan tiap tahun, berdasarkan informasi awal, kegiatan ini dimulai sejak tahun 2009 sudah dilaksanakan, berarti sudah sebelas tahun. “Pada awalnya, modal awal itu 1,5 milyard, yang sekarang modal itu sudah menjadi 4 milyart lebih sudah,” jelasnya.
Sukowinarno menambahkan bahwa, yang dibagikan hari ini adalah bantuan sosial yang berupa sembako, dan ini adalah merupakan bagian dari hasil pengelolaan simpan pinjam bergulir itu, jumlah dana keuangan untuk bantuan sosial ini senilai kurang lebih Rp.79.000.000.00.- untuk paket paket sembako tersebut.
Sukowinarno terkesan dengan hal yang sangat luar biasa bagi Kecamatan Rambipuji, yang mana teman-teman pengelola, yang dipandekan oleh (BKAD) Badan Kerjasama Antar Desa ini perlu diteruskan, dalam artian bahwa, ini suatu hal yang baik, dan biasanya hal seperti ini yang tahan krisis.
“Dengan catatan bahwa pengelolanya itu baik, tepat, dalam arti transparan dan akuntable. Begitu juga semua anggotanya yang sekitar 2000 lebih itu juga selalu mentaati aturan-aturan yang sudah ada,” imbuh Sukowinarno. (Latif)














