SAMPANG, radar-x.net – Pemungutan suara sudah selesai, dan menghasilkan pemilu yang demokratif, jujur, adil, aman dan kondusif. Pasalnya, pesta demokrasi lima tahunan itu mendapatkan apresiasi dari semua kalangan yang begitu luar biasa, bahkan ajungan jempolpun atas suksesnya pesta demokrasi datangnya dari manca negara.
Ironisnya, dibalik suksesnya pemilu 2019 tersimpan rasa kecewa yang dirasakan oleh beberapa ketua dan anggota KPPS, dan itupun tidak terjadi di satu kecamatan saja, bahkan tidak menutup kemungkinan peristiwa itu terjadi dibeberapa kecamatan di kabupaten Sampang Jawa Timur.
Sabtu, 20/07/2019 dari hasil penelusuran awak media Radar-X dilapangan, bahwa honor ketua KPPS dan honor anggota KPPS sampai biaya fasilitas untuk TPS pun terjaring pemotongan oleh oknum-oknum tertentu.


Menurut Muhammad Tamam Divisi Hukum LSM KPK Nusantara mengatakan adanya pemotongan honor KPPS dan biaya fasilitas TPS.
” Ya betul mas…!!! Sebelumnya tim kami menerima laporan tentang pemotongan honor ketua dan anghota KPPS dari kecamatan Sokobanah, dan sekarang kami menerima laporan dari desa Lar lar kecamatan Banyuates kabupaten sampang. Dan itupun ketua menerima honor Rp. 400 yang seharusnya Rp. 550, anggota menerima Rp. 350 yang seharusnya menerima Rp. 450, sedangkan Linmas menerima Rp. 200 yang seharusnya Rp. 400 rb,” ungkapnya.
Sementara Syamsul Arifin bendahara LSM KPK Nusantara DPC Sampang geram mendengar kejadian tersebut dan sangat menyesalkan dengan adanya pemotongan pemotongan upah oleh para oknum yang tidak bertanggung jawab dan meresahkan masyarakat.


Arif panggilan akrab bendahara LSM KPK Nusantara DPC Sampang bersama teman-teman lembaga dan media yang ada dikabupaten dengan ihlas akan mengusut tuntas kasus ini sampai ke akar akarnya. (MK)













