BeritaKriminal

Pelaku One Prestasi Seksual, Kasus Bergulir Kemeja Penyidikan

×

Pelaku One Prestasi Seksual, Kasus Bergulir Kemeja Penyidikan

Sebarkan artikel ini
Foto: Ilustrasi
Foto: Ilustrasi 
JEMBER – Kasus asusila di Jember terus mengalami tren peningkatan, jika sebelumnya sejumlah murid SD mengalami pelecehan seksual oleh kepala sekolahnya, serta santriwati yang melahirkan di kos-kosan, Rabu (2/3) siang , FN (16) warga Dusun Sambiringik, Desa Ampel, Kecamatan Wuluhan, Jember melaporkan AR (18) tetanganya ke Mapolres Jember.
Menurut Irkham Efendi Kaur Keamanan desa Ampel yang mengantar korban ke Mapolres, bahwa korban saat ini sudah melahirkan bayi laki-laki yang sudah berumur 1 bulan dari hasil hubungan suami istri dengan AR yang masih tetangganya, bahkan korban dari AR tidak hanya FN tapi juga SP (14) yang juga teman FN. “Korbannya ada dua mas, yaitu FN dan SP, bahkan SP lebih dulu melahirkan anaknya dua bulan yang lalu, kalau FN anaknya baru umur satu bulan, cuma yang mau lapor FN, sedangkan SP tidak mau,” ujar Irkham.
Irkham juga menceritakan, bahwa antara kedua korban dengan pelaku AR masih bertetangga, dan ketiganya serta orang tuanya sudah dipanggil di balai desa untuk menyelesaikan kasus ini, dan AR sudah membuat surat pernyataan jika AR akan menikahi salah satu dari korbannya, tapi AR malah melarikan diri ke Bali.
“Dulu sebelum FN melahirkan sudah pernah dibuatkan surat pernyataan jika AR siap menikahi FN atau SP, dalam pernyataan itu, AR siap menikahi FN atau SP paling lambat 4 Februari kemarin, tapi sebelum FN melahirkan malah AR malah kabur ke Bali, dan beberapa hari yang lalu baru pulang,” kata Irkham.
Irkham juga sudah memanggil AR untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tapi yang bersangkutan sepertinya tidak serius, “Ya tadi sebelum saya ke Polres yang bersangkutan juga sudah aku bilangi agar juga ikut hadir di Polres kalau memang mau bertanggung jawab, tapi kok gak datang, ya terserah orang tua dan pihak berwajib saja, gimana enaknya, saya hanya sebatas mencoba membantu untuk mencari solusi saja,” jelasnya.
Sementara Kasatreskrim Polres Jember ,AKP. Agus Supriyanto, saat diklarifikasi mengenai kasus pencabulan ini mengatakan bahwa dirinya masih belum mengetahui laporannya, “Kalau kasus pencabulan Ampel saya belum tau, nanti coba saya tanyakan, tapi kalau kasus pencabulan Panti saat ini sudah tahap pemeriksaan saksi-saksi,” pungkasAgus.(Bayu/Edi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page