![]() ![]() |
| Foto : Rif |
JEMBER – Pailitnya Perusahaan Daerah Perkebunan(PDP) Jember, kini bermuara ke gaji para buruh PDP. Upaya dan terobosan PDP untuk mendongkrak segala bentuk pemasukan untuk kesejahteraah buruhnya.
Sehingga saat ini, PDP Jember masih menggunakan UMK yang lama karena tidak mampu untuk mencukupi secara keseluruhan. Pengenalan produk produk Perusahaan milik Pemkab ini terus bergulir baik secara promosi anjang sana, langsung ke masyarakat maupun melalui berbagai media.
Seperti yang dijelaskan, PLT PDP Kahyangan, Ir. Mirfano, “Kalau bekerja normal pendapatan para penderes karet itu rata-rata sekitar Rp. 56.000 ribu perhari. Kalau bekerja Produktif, contohnya, di Sumber Badung itu ada yang mencapai Rp. 6 juta dalam sebulan, karena orang yang sangat produktif itu tergantung para pekerjanya,” jelasnya.
Ditambahkannya, PDP untuk saat ini perlu Assesment artinya komuditas atau tanaman-tanaman yang ada sekarang ini harus di assesment.
“Kopi ini harus kita nilai berapaun persen yang layak di pertahankan dan beberapa persen yang harus di bongkar dan di ganti.” Tambah, Dirut PDP kahyangan, saat di hadapan sejumlah media. Selasa(24/05/2016), dikantornya.
“Saya akan melakukan pendekatan kepada puslit untuk membantu PDP melakukan pendekatan ke Puslit untuk melakukan assesment,” tutupnya. (rif)














