Sampang,Radar x. net –
Kekerasan Seksual terhadap anak dan perempuan selalu menjadi isu disetiap Daerah khususnya di kabupaten Sampang,berbicara kasus pelecehan seksual terhadap anak dan perempuan dapat terjadi di manapun
Kapanpun dan siapapun dapat menjadi korban baik yang berpakaian terbuka maupun tertutup, seperti hal nya yang terjadi di kecamatan kedundung kabupaten Sampang.
Lagi lagi terjadi kekerasaan seksual terhadap seorang gadis yang tak berdosa,adapun pelaku yang di duga masih orang dekat.
Sesuai pelaporan yang di lakukan oleh keluarga Korban bahwa kejadiannya di awal Bulan Oktober 2021. Yang sampai saat ini belum ada kejelasan jeratan hukumnya.
Sampai saat ini pelaku tak kunjung di tangkap, masih tenang dan Santai berkeliaran yang terkesan adanya pembiaran, yakni membuat PC PMII Kabupaten Sampang geram dan melakukan aksi turun jalan dan pembakaran Keranda mayat di depan Mapolres Sampang.
Bahwasanya keadilan di kabupaten Sampang sudah mati dan di duga terkesan ada keberpihakan.
Ketua PC PMII Ummu kulsum mengatakan,” kami kesini (Polres Sampang) untuk menagih janji, untuk menangkap pelaku dan menjadikan kasus ini sebagai prioritas tapi nyatanya sudah berjalan dua Minggu lebih, polres Sampang tidak memberikan progres terhadap PC PMII, ujarnya Ummu Kulsum
Itu menandakan kalau polres Sampang tidak mampu, Kami berjuang untuk masyarakat namun apa yang kami dapatkan, berbagai bentuk intimidasi yang kami dapatkan, akunya Ummu Kulsum.
Kami sangatlah kecewa, Jika kasus ini tidak ditangani segera, Kami PC PMII Kabupaten Sampang ber janji akan membawa kasus ini ke Mapolda Jatim, tambah ummu Kulsum.
Dirinya juga menirukan atas dugaan intimidasi yang di lakukan Oleh oknum polres Sampang, ” Kamu tidak boleh aksi besok kalau kamu berani aksi Ketuanya akan kami tangkap, paparnya menirukan perlakuan intimidasi
Bukan hanya pada kami pengurus cabang, namun juga pada yang lain pada adik adik kami, tambah ummu Kulsum.
Setelah mendengar semua keterangan dari Ummu kulsum saat di lokasi Demo, Kamis 10/03/22.
Team mencoba untuk konfirmasi Kasat Reskrim AKP Irwan Nugroho melalui telepon selulernya tidak ada tanggapan, walaupun nada dering masuk.
Bukan hanya itu kami juga mencoba konfirmasi melalui via Whatshap hanya sebatas Di red centang biru.














