Ngaku Mantan Kapolri “Gus Dani” Tanggul Tipu Kades Wuluhan Hingga Rp 4,7 Milyar

0
105

JEMBER, RADAR-X.net – Jajaran Polsek Wuluhan bersama Satreskrim Polres Jember berhasil bekuk FR (39) Warga lingkungan Kauman Desa Tanggul Kulon Kecamatan Tanggul, Jember dan AR (52) Warga Dusun Krajan Desa Kencong Kecamatan Kencong, Jember.

Pasalnya, kedua pelaku tersebut diketahui sudah melakukan penipuan dan penggelapan terhadap Kades Wuluhan yang berinisial MS.

Wakapolres Jember Kompol Kadek Ary Mahardika, SH, SIK, MH, didampingi Kasatreskrim, AKP Komang Yogi Arya Wiguna, SH, SIK, MH, Kasat Samapta AKP Eko Basuki, SH, Kapolsek Wuluhan AKP Areif Tjahyono, SH, dan Kasi Humas Polres Jember Iptu Yudiantoro ketika Pers Release di halaman Polsek Wuluhan, Jember menerangkan, bahwa modus operandi penipuan yang dilakukan oleh pelaku sebelum menjerat korbannya yaitu FR menyuruh AR supaya mengaku sebagai mantan Kapolri (Jenderal Pol Purn. Badrodin Haiti) dan menjanjikan kepada korban MS bisa menjadi komisaris di PT Imasco Puger sedangkan anak korban dijanjikan bisa masuk di taruna kepolisian, dengan syarat korban harus menyetorkan uang.

Barang Bukti yang berhasil diamankan dari pelaku. (Foto:ltf)

Korban MS mulai curiga setelah sekian lama tidak ada kabar dari pelaku, kemudian korban mencari informasi dan mencoba menghubungi keluarga Jendral Pol Purn Badrodin Haiti untuk menanyakan hubungan pelaku dengan mantan Kapolri tersebut. Setelah dijelaskan antara pelaku dan bapak Badrodin tidak ada hubungan keluarga.

Baca Juga:  Sat Res Narkoba Polres Aceh Tenggara Ciduk Penjual Narkotika Jenis Sabu

Dari penjelasan tersebut,MS akhirnya merasa tertipu dan melaporkan kejadian yang menimpanya ke Polsek Wuluhan.

Berdasarkan informasi dan laporan tersebut anggota dari Polsek Wuluhan berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Jember untuk gerak cepat dalam menangkap pelaku.

“Dari penangkapan ke 2 tersangka Polisi mengamankan barang bukti berupa; foto copy print out transfer 5 M-Banking, 2 ID Card, pistol mainan, senapan angin kaliber 4,5 mm, sepatu, kaos, baju dan hand phone serta barang lainnya.” Terang Wakapolres.

“Akibat dari perbuatannya kedua tersangka dijerat dengan pasal 378 junto 372 Jo pasal 55 Jo pasal 56 ayat 1 (i) yang ancaman hukumannya empat tahun penjara,” pungkas Wakapolres.

(ltf/ml)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.