BeritaOrganisasiPemerintahan

Muswil ke-II HUDA Diharapkan Ulama Terus Aktif Dalam Menyiarkan Ajaran Islam

161
×

Muswil ke-II HUDA Diharapkan Ulama Terus Aktif Dalam Menyiarkan Ajaran Islam

Sebarkan artikel ini
Photo, Sekda Agara, Yusrizal.ST Saat Membuka Acara Musyawarah Wilayah Ke-II Himpunan Ulama Dayah Aceh Kabupaten Aceh Tenggara.

Aceh Tenggara, Radar-x.net – Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) Kabupaten Aceh Tenggara melaksanakan Musyawarah Wilayah (Muswil) Ke-II yang dilaksanakan di Oproom Sekdakab, Selasa (26/12/2023).

Pada acara tersebut dihadiri oleh Sekda Aceh Tenggra Yusrizal. ST, Kepala UPTD Dayah Aceh Tenggra, Samri, Ketua MPU Aceh Tenggara, Tgk.Drs.H. Bukhari Husni, MA, Ketua Dewan Soro Huda, Tgk. H. Marhaban Husni, Ketua Huda, Tgk. H. Basari dan Pimpinan Dayah Se-Aceh Tenggara.

Dalam sambutannya, Sekda Agara Yusrizal.ST mengatakan, Himpunan Ulama Dayah merupakan suatu organisasi kemasyarakatan islam di Indonesia khususnya di Aceh Tenggara telah aktif dalam gerakan-gerakan dakwah dan pendidikan di tengah-tengah masyarakat.

“Terlaksananya Musyawarah Wilayah Ke II Himpunan Ulama Dayah Aceh tetap istikomah dalam mendakwahkan ajaran islam yang rahmatan lilalamin. Sesuai cita-cita bersama untuk mewujudkan islam yang kafah dalam kehidupan sehari- hari berlandasan Al-Quran dan Al-Sunah,” kata Yusrizal.

Yusrizal mengungkapkan, Muswil ke II ini sebagai agenda yang penting dan strategis dalam upaya menjaga kontinuitas gerakan jenjang-jenjang kepemimpinan, karena muslim bukan hanya regenerasi kepemimpinan saja, tetapi yang lebih penting untuk mengevaluasi ruh dan semangat untuk kemajuan suatu organisasi.

“Suksesnya Muswil ini bukan dilihat hanya terpilihnya pimpinan dan pengurusnya, tetapi dimaknai sebagai upaya untuk membesarkan organisasi melalui peningkatan kualitas organisasi secara berkelanjutan yang didukung dengan SDM yang berkualitas. Sehingga kepimpinan kedepannya bisa melakukan kegiatan yang lebih baik dan lebih maju lagi,” harap Yusrizal.

Yusrizal menyebutkan, Pemkab Aceh Tenggara sedang menyusun di bentuknya Dinas Dayah karena di Aceh hanya Aceh Tenggara yang belum ada Dinas Dayah, mudah-mudahan nanti setelah di fasilitasi ke Provinsi, Dinas Dayah di Aceh Tenggara bisa terbentuk.

“Ketika sudah terbentuknya Dinas Dayah Aceh Tenggara maka dapat menggunakan 20 persen anggaran untuk kegiatan ulama, apabila ada di rencanakan kegitan untuk tahun 2024 bisa kita masukan ke APBK perubahan, jadi dari sekang sudah bisa di usulkan untuk tahun 2024, ujar Yusrizal.(RH).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page