![]() ![]() |
| Suasana Saat Musrenbangdes di balai desa Sumberjeruk (Foto:Abas) |
BONDOWOSO, Radar-X.Net – Musrenbang yang bermakna akan mampu membangun kesepahaman tentang kepentingan dan kemajuan desa, dengan cara memotret potensi dan sumber-sumber pembangunan yang tidak tersedia baik dari dalam maupun luar desa. Kali ini Pemerintah Desa Sumberjeruk, Kecamatan Jambesari Darussholah, Kabupaten Bondowoso, melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa(Musrenbangdes) di pendopo Balai Desa Sumber Jeruk. Selasa (24/01/17).
Giat acara tersebut dihadiri oleh tim dari kecamatan Jambesari meliputi; Ketua PMD, KASI Rantib, PLKB, PU Bina Marga, Pertanian dan PPL. Semua unsur lembaga desa mulai dari BPD, PKK, Kesehatan, Ketua RT, Babinsa, Kamtinas serta Tokoh masyarakat dan Tokoh agama.
Dalam hal ini, Budi Mulyono perwakilan dari dinas pertanian menyampaikan, program untuk tahun 2018 meliputi, pembibitan kelapa, pembibitan kopi, ketahanan pangan(pertanian), pembuatan pupuk organik, dan peningkatan hasil ternak juga pertanian.
“Jadi bagi warga desa Sumberjeruk, jika ingin mengembangkan program yang telah disampaikan diatas, silahkan untuk di usulkan ke pihak desa,” Ujarnya.
Pada kesempatan yang sama Yanti, dari pihak PLKB menyampaikan, kali ini program yang direncanakan antara lain, pendataan Peningkatan Usia Perkawinan(PUP), program KB yaitu, terdapat beberapa yang berupa Pil KB, Suntik, dan Vasektomi, BKB(Bina Keluarga Balita), BKR(Bina Keluarga Remaja), BKL(Bina Keluarga Lansia).
“Silahkan bagi warga desa yang ada disini jika ingin menggunakan KB untuk laki-laki(Vasektomi) segera mendaftarkan diri melalui Kasi Pemerintahan, sebab vasektomi saat ini sudah teruji dan banyak diminati oleh masyarakat.” Jelasnya.
Selain itu, Selamet Nurhidin, dari dinas pendidikan juga menyampaikan tentang pentingnya pendidikan wajib belajar 9 tahun. Bahwasanya tanggung jawab pendidikan adalah orang tua, masyarakat dan pemerintah.
“Jika masih ada putra/putrinya yang putus sekolah di desa sumberjeruk ini, bisa mengkonfirmasi ke pihak UPTD, agar kami masukkan ke jenjang paket B untuk setara SMP dan paket C setara SMA.” Tegasnya.
Ditambahkannya, sedangkan wacana wajib belajar 12 tahun, perlu adanya pengentasan wajib belajar anak putus sekolah(Gerakan kembali ke Sekolah), menyaring anak putus sekolah minimalnya lulus SMA.
Sementara Waid, Kepala Desa Sumber Jeruk, dalam sambutannya menyampaikan, sebagai prioritas utama yang menjadi perhatian diantaranya usulan-usulan yang berkaitan dengan pembangunan infrasetuktural yang mejadi fasilitas umum desa, Sarana dan prasarana dari lintas kesehatan, degan melihat potensi yang ada sesuai dengan kebutuhan masyarakat di tiap-tiap dusun desa sumber jeruk ini, sehingga apa yang diwujudkan kedepannya bisa teralokasi oleh Alokasi Dana Desa(DD) di tahun mendatang.
“Untuk realisasi Anggaran Dana Desa(DD) yang tahun 2016, pihak desa sudah merealisasi dana tersebut yang pertama di bidang pemberdayaan masyarakat yang meliputi, bantuan peralatan pertukangan, bantuan peralatan perbengkelan, bantuan peralatan pemotong kayu, peralatan permainan edukatif PAUD, peralatan mesin cukur, mesin jahit, peralatan pertanian, peralatan pengeras suara untuk musholla, dan peralatan kesenian.” Paparnya.
Ia menambahkan, sedangkang untuk realisasi pembangunan desa, pihak desa sudah merealisasikan yang berupa irigasi/plengsengan, dan pembangunan jalan pavingisasi di 8 (delapan) titik, Jembatan, rabat beton, MCK Pustu/ponkesdes, dan pembangunan gedung PAUD.
“Jadi apa yang sudah disebutkan di atas sudah terealisasi 100%, saya harap untuk menjadi usulan berikutnya, yang sudah terealisasi tidak perlu di usulkan lagi. Untuk kedepannya, kita cari yang masih belum terealisasi sarana dan prasaran yang sekiranya menjadi manfaat untuk kesejahteraan desa Sumberjeruk ini.” Jelas Waid.
Pantauan RADAR-X dilokasi, terdapat beberapa usulan-usulan yang menjadi acuan untuk tahun 2018 antara lain, MCK, sarana air bersih, memfungsikan mesin pupuk organik yang audah ada, pemeliharaan MCK yang sudah ada, Rehabilitasi Puskesmas Pembantu(Pustu), pembentukan kader jumantik, dan foging mandiri. Selain itu sarana dan prasarana Pendidikan Anda Usia Dini(PAUD), kesejahteraan tenaga pengajar (TK, RA), dan pengadaan Akte Lahir.
Acara berlangsung kondusif, aman dan sejahtera, dan di tutup dengan pembacaan do’a yang di pimpin oleh Ust. Munawir.(Abas)
















