![]() ![]() |
| Foto: Herry, |
JEMBER – Sebanyak 104 Pecatur Junior Jember mengikuti Seleksi yang di gelar Percasi Jember di SDN Jember Lor 1 Kecamatan Patrang selama 2 hari (30/4 – 1/5) untuk persiapan Kejurprov Catur pada 28 Mei 2016 nanti di Kabupaten Pacitan. Seleksi ini diikuti dari berbagai sekolah di Kabupaten Jember dari usia 6 tahun sampai 19 tahun, yang terbagi dalam 7 kelas umur. Kelas A umur 18-19, kelas B umur 16-17 hingga kelas terbawah, kelas G umur 5-6 tahun. Juara 1 dari tiap kelas nantinya mengikuti Kejurprov, selain itu sudah ada 6 atlit yang berprestasi yang tidak perlu lagi ikut seleksi lagi. “Saat ini, Ada 6 atlit catur yang sudah berprestasi dan sudah biasa ikut sehingga otomatis ikut tanpa perlu ikut seleksi lagi. Dari tiap kelas, yang juara 1 yang kita kirim, kira-kira ada 14 atlit ditambah 6 orang, jadi sekitar 20 atlit tapi tidak munutup kemungkinan yang juara 2,3 dan 4 yang mau ikut bisa tapi dengan biaya sendiri.” Terang Zainal Laili, SH, MH KetuaPercasi Jember, Minggu (1/5/2016).
Seleksi atlit Catur untuk Perprov ini, berbeda dengan Cabang Olahraga yang lain, terutama minimnya dukungan dari pemerintah daerah maupun dari sponsor sehingga saat pengumuman hasil seleksi , tidak ada perwakilan dari SKPD . Pengurus Percasi Jember melakukan kegiatan turnamen tanpa dihadiri perwakilan dari Pemkab. Rasa kekecewaan ini dirasakan oleh seluruh pengurus Percasi Jember. Menurut M. Zainal Laili selaku Ketua Percasi Jember . “Saya harapkan peran serta Pemerintah Daerah, SKPD supaya peduli, sementara ini belum ada kepedulian. Dana dari KONI hingga sekarang belum keluar, sehingga pakai dana sendiri. Padahal, mulai sekarang sudah mengeluarkan biaya, mulai seleksi ini, selama 2 hari untuk Kejurprov yang akan di gelar pada tanggal 28 Mei 2016 di Pacitan. Kita tidak mengundang KONI, tapi sudah memberi tahu, mungkin nanti sesudah persiapan ke Kejurprov.”
Meski minim dukungan Pemkab, tidak menyurutkan semangat dan optimisme Percasi Jember untuk meraih medali.Harapan kedepan, Ujar Zainal Laili lebih lanjut, Kejurprov tahun ini kita harap tampil lebih baik lagi, lebih banyak dapat medali karena banyak bibit –bibit baru yang muncul. Kalau di Jember, kita terbanyak dalam menyumbangkan medali , mulai emas, perak hingga perunggu.Bulan kemarin kita ikirim atlit catur junior ke Brazil , satu-satunya Olimpiade yang mendapat medali, dari Jember ya dari Catur ini.
Hal senada juga disampaikan Drs.Billah, MN, PN, WN selaku Ketua Panitia Seleksi Catur Untuk Kejurprov yang mengatakan bahwa tersendatnya anggaran berpengaruh pada Pembinaan Pecatur Jember padahal target harus meraih medali. “Menyangkut anggaran, tentunya Percasi, mewakili Pak Ketua, berharap sekali dana pembinaan tidak tersendat-sendat sehingga program pembinaan dari Percasi yang seharusnya jalan, tidak jalan.” paparnya
Terkait lomba, masih kata Billah, “Alhamdulillah sudah betul-betul kita persiapkan jauh-jauh hari, memang kita menargetkan beberapa medali emas, semua kelas bisa meraih medali, targetnya juara 1,2,3 di tiap kelompok, ada 14 kelas yang akan dipertandingkan di akhir Mei. Ada 5 atlit catur perempuan yang sudah juara dan 1 orang laki-laki yang bisa langsung ikut Kejurprov tanpa ikut seleksi lagi.” pungkasnya.(herry)














