BeritaEkonomiPemerintahan

Mentri Enggarliasto Lukito Kunjungi Pasar Tanjung Yang Akan Direvitalisasi

×

Mentri Enggarliasto Lukito Kunjungi Pasar Tanjung Yang Akan Direvitalisasi

Sebarkan artikel ini
Mentri Enggarliasto Lukito Kunjungi Pasar Tanjung Yang Akan Direvitalisasi
Menteri Enggarliasto Lukito saat Blusukan ke Pasar Tanjung bersama Bupati (Foto:Rullah) 
JEMBER, Radar-X.Net – Dalam rangka kunjungan kerja di Jember Jawa Timur, Mentri Perdagangan Enggarliasto Lukito bersama Bupati dr. Faida, dengan didampingi Dirjen perdagangan, Kepala Disperindag Jatim dan Wabup, Abdul Muqit Arief, beserta rombongan dengan pengawalan ketat aparat keamanan, Belusukan ke pasar Tanjung, Kamis (16/3/17).
Belusukan tersebut dalam rangka revitalisasi pasar Tanjung yang merupakan salah satu ikon Jember. Selain itu, Mentri Perdagangan tersebut, sebelum belusukan dipasar sempat melihat pameran dipendopo Bupati, yang di ikuti perusahaan besar yang Notabene telah terkenal. 
Dipasar tradisional tersebut, Mentri sempat berdialok dengan para pedagang daging. dilanjutkan dengan pedagang sayuran, bahkan Mentri tersebut sempat menanyakan harga cabe dan wortel. 
Pada kesempatan itu, Mentri ingin melihat langsung keberadaan pasar tersebut yang akan direvitalisasi menjadi pasar Nasional nantinya, bahkan pasar yang dibangun puluhan tahun lalu ini, akan menjadi pasar modern dan tak mengurangi tradisionalnya. 
Dikatakannya, “warga Jember ini seharusnya bangga memiliki Bupati dr. Faida yang banyak ide atau terobosan, seperti program yang ingin merevitalusasi pasar tanjung ini, menjadi pasar Nasional,” kata Mentri Enggarliasto Lukito. 
Ditambahkannya, dengan dibangun kembali pasar agar lebih baik, sehingga perekonomian di Jember bisa lebih baik lagi dan dapat meningkatkan penghasilan bagi pars pedagang pasar tanjung ini.
Salah satu pedagang Juariyah(50) mengatakan, “rencana pemerintah akan dibangun kembali pasar ini, jangan sampai para pedagang yang telah menempati kios puluhan tahun ini tak dapat tempat lagi, apalagi nantinya pedagang baru yang akan dapat tempat, sehingga akan menimbulkan masalah baru dipasar ini,” katanya. 
Ia menambahkan, kami setiap hari ditarik retribusi 8(delapan) ribu rupiah oleh petugas dua kios milik saya sambil menunjukkan tempat kios jualan mereka dilantai dua atas yang dikenal padat pembeli ini.(Rullah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page