![]() ![]() |
| Foto : Dok. radar-X.Net |
Bali, radar-X.Net – Rabu (29/03/2016) Danau kembar yang berada di Kabupaten buleleng kota singaraja pulau bali, memiliki cerita unik, selain memiliki keindahan alam, danau ini memiliki sejarah tentang tumbuhan yang bisa dijadikan obat sejak peradapan lama.
Danau kembar ditengah pegunungan kembar, diberi nama buyan dan tamringan, cerita penduduk sekitar arti buyan adalah laki-laki, sedangkan tamringan adalah perempuan. Buyan memiliki makna pabayan yang artinya penjelasan atau penerangan yang bersinar, sedangkan tamringan adalah obat. Merurut kepercayaan masyarakat bali, danau buyan dan tamringan merupakan sebuah penjelasan tentang obat, baik pengobatan secara spiritual maupuan alami.
Hal ini dikatakan jeru nyoman tirte (48) warga desa wanagiri kecamatan sukasade saat menemui radar-x.net, di Vila bukit kembar miliknya. Menurutnya, “Setiap ada seseorang yang memiliki masalah dengan kesehatan bisa mendatangi danau buyan. Selain pengobatan spiritual disana banyak tumbuhan yang mengandung obat, maka dari itu bagi mereka yang memiliki masalah dengan kesehatan bisa datang langsung ke danau buyan, salah satu daun yang bisa dijadikan obat adalah daun pido, daun ini berfungsi mengobati sakit perut.” tutunya.
Jeru Nyoman, menambahkan, Desa Wanagiri yang berada di Danau kembar juga memiliki makna, wana adalah hutan, sedangkan giri adalah gunung. Cerita orang tua dulu, Danau Buyan merupakan hasil letusan gunung tektonik, mitos, dulu ada sebuah kerajaan bali di sekitar danau Buyan dan tamringan, raja Buleleng pernah menempati disana sebelum tahun masehi. jelasnya.
Udara yang sejuk, hewan yang dilindungi oleh pemerintah setempat, menambah keasrian indahnya danau kembar Buleleng, wisatawan yang datang, bisa bersentuhan langsung dengan kera hewan yang jumlahnya ratusan di sepanjang jalan wisata Buleleng. (Abdul hamid/tim)














