BeritaDPRD Murung Raya

Median Jalan Ahmad Yani Dibongkar Usai Viral, DPRD Apresiasi Langkah Pemkab Demi Keselamatan dan Kenyamanan Warga

×

Median Jalan Ahmad Yani Dibongkar Usai Viral, DPRD Apresiasi Langkah Pemkab Demi Keselamatan dan Kenyamanan Warga

Sebarkan artikel ini

PURUK CAHU, Radar-x.net – Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui dinas terkait resmi membongkar median jalan di kawasan Jalan Ahmad Yani tepatnya di simpang Pulou Basan, Kecamatan Murung. Median tersebut sebelumnya dibangun sebagai langkah pencegahan kecelakaan lalu lintas setelah sering terjadi insiden tabrakan maut di lokasi itu.

Namun, keberadaan median justru menimbulkan masalah baru. Pasalnya, saat hujan deras mengguyur pada Sabtu (4/10) malam hingga pagi, air meluap dan menggenangi permukiman warga karena saluran drainase tersumbat oleh median tersebut. Kondisi ini sempat viral di media sosial, setelah sejumlah warga melakukan aksi protes dengan membongkar median secara swadaya.
“Keselamatan lalu lintas memang penting, tapi kami juga butuh saluran air yang lancar agar rumah tidak kebanjiran. Kalau hanya bikin jalan aman tapi rumah terendam, sama saja tidak ada solusinya,” keluh salah seorang warga.

Menanggapi hal itu, Anggota DPRD Murung Raya, Sutrisno, S.T dari Fraksi Gerindra, angkat bicara. Ia menegaskan bahwa pembangunan median sebelumnya memang dilatarbelakangi oleh tingginya angka kecelakaan di kawasan rawan tersebut.

“Median jalan itu dibangun pemerintah daerah untuk mencegah kecelakaan. Sebelumnya, di lokasi ini sempat terjadi tabrakan maut yang menelan korban jiwa,” ujarnya.

Namun, Sutrisno menilai pembangunan median belum mempertimbangkan kondisi teknis drainase di sekitar lokasi. “Niat baik pemerintah belum disertai kajian matang. Saluran air tidak diperlebar, sehingga air hujan terhambat dan menimbulkan banjir lokal yang menyusahkan warga,” tegasnya.

Atas pembongkaran median jalan oleh dinas terkait, Sutrisno menyambut baik langkah tersebut. Ia berharap jika ke depan median dibangun kembali, pemerintah perlu melibatkan kajian tata ruang dan rekayasa drainase yang lebih komprehensif agar tidak menimbulkan masalah baru. (mad).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page