INDRAMAYU, RADAR-X.net – Pertamina UP-VI yang terletak di Kecamatan Balongan Kabupaten Indramayu pengolah minyak terbesar di Kancah Benua Asia, yang belum lama ini telah terjadi kebakaran hebat pada 2021.
Dari penelusuran awak media radar-x.net, diketahui dari masyarakat berinisial HR warga Kecamatan Balongan, mengaku takut adanya dugaan seperti kebocoran dari pipa dasar laut yang tidak jauh dari area pertamina UP-VI Kabupaten Indramayu, Jabar.
Menurut keterangan HR, kebocoran sepertinya dari pipa solar, adapun titiknya sekitar 200 meter dari Pelsus atau 300 metet Timur Laut Pantai Balongan Indah dan mengeluarkan bau yang tidak enak, kebocoran tersebut yang ia ketahui sudah terjadi tiga hari yang lalu.
“Tapi belum nampak dari pihak Pertamina yang turun ke lokasi tempat kebocoran tersebut.” Kata HT, pada Rabu (16-03-22).
Sementara, Sekretariat LSM KPK (Komunitas Pemantau Korupsi) Nusantara yang beralamat di Komplek Griya Persada, Kec./Kab. Indramayu yang diketuai Agus Suherman. Saat awak radar-x.net menanyakan perihal kebocoran pipa migas di dasar laut, dirinya mengatakan, LSM KPK Nusantara siap membantu dan mendesak pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Indramayu, agar segera menangani dan melakukan komunikasi serta koordinasi intensif dengan SKK Migas, Ditjen Migas dan pihak-pihak terkait.
“Akan kami tanyakan, sejauh mana penanganan kebocoran pada pipa migas di dasar laut dan bagaimana hasil penanganannya dari keterangan resminya.” Imbuh pria penggiat anti rasuah ini, pada Kamis (17-03-2022).
Terpisah, awak media radar-x.net beserta Agus Suherman dan team investigasI LSM KPK Nusatara mendatangi Kantor DLHK Kabupaten Indramayu, saat ditemui Aep di ruangan kerjanya, selaku Kepala DLHK Kabupaten Indramayu mengatakan, terkait adanya kebocoran pipa migas di dasar laut. Kebocoran BBM sedang dilakukan penanganan oleh pihak Pertamina.
“Adapun dari dinas Lingkungan Hidup sudah menugaskan tim untuk mengecek dan ambil sample air laut di lokasi kebocoran dan kami akan meminta laporan secara tertulis dari pihak Pertamina,” Pungkas Aep, Plt. Kadis Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Indramayu.
Sampai berita ini dinaikan pihak Humas Pertamina sendiri belum bisa dikonfirmasi oleh awak media radar-x.net, terkait permasalahan adanya kebocoran pipa solar yang di dasar laut. Hal ini jelas akan berdampak pada pencemaran lingkungan hidup khususnya bagi nelayan setempat.
(Team)














