BeritaInvestigasiTerbaru

LSM KPK Nusantara: Temuan Dugaan Korupsi Desa Sekualan Segera Dilaporkan Kepihak Hukum

159
×

LSM KPK Nusantara: Temuan Dugaan Korupsi Desa Sekualan Segera Dilaporkan Kepihak Hukum

Sebarkan artikel ini
Tim LSM KPK Nusantara DPD Aceh Timur, bersama media saat investigasi di rumah mantan kepala desa Sekualan.

ACEH TIMUR, radar-x.net – Temuan data bukti dan alat bukti dugaan Korupsi dan penyalahgunaan kewenangan oleh oknum mantan keuchik Gampong/Desa Sekualan kecamatan Serbajadi Kabupaten Aceh Timur, akan segera dilaporkan ke pihak Hukum untuk diproses sesuai peraturan dan undang-undang yang berlaku.

Berdasarkan hasil konfirmasi awak Media dengan Kabid Investigasi LSM KPK Nusantara DPD Provinsi Aceh Syahrudin Adi Putra, HAM menerangkan, pihaknya sedang menyiapkan berkas laporan serta tela’ah data dokumen dan hasil wawancara langsung dengan pihak warga masyarakat dan oknum mantan keuchik Desa Sekualan Samsir.

” Hal tersebut tidak bisa kita laporkan sebelum benar-benar akurat dugaan terhadap seseorang tanpa bukti yang akurat. Untuk bukti-bukti kita sudah kantongi, hanya menunggu hasil proses administrasi sedikit lagi. Insyaallah dalam minggu ini laporannya masuk ke instansi hukum,” terang Syahrudin Adi Putra.

” Sesuai intruksi dari Pimpinan di pusat, setiap kecamatan menang harus kita giring ke proses hukum bagi setiap pelaku dugaan penyimpangan dan pelanggaran hukum Dana Desa (DD) sebagai contoh (Sample), bahwa menyalah gunakan dan tidak bertanggung jawab secara hukum terhadap Pengelolaan DD di Desa ditindak tegas,” kata Syahrudin Adi Putra.

Salah satu berkas LPD desa yang diduga korupsi.

Menurut keterangan Mantan Keuchik Desa Sekualan saat dikonfirmasi terkait temuan dugaan korupsi dan penyalahgunaan kewenangan saat mengelola DD selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) tahun Anggaran 2015 – 2016 lalu, pihaknya menyatakan, bahwa semua itu merupakan tanggung jawabnya.

” Semua saya tanggung jawab sendiri, sudah berani mengambil, sudah siap bertanggung jawab. Saya tidak percaya dengan mereka, saya takut nanti mereka tidak kerjakan bangunannya, uang dihabiskan. Lebih baik semua saya kendalikan sendiri, resikonya pun saya tanggung sendiri,” ungkap Keuchik Samsir.

Terkait pemberitaan sebelumnya, informasi yang diperoleh awak media, jika keuchik Samsir meminta agar pemberitaan dihapus, dan selanjutnya dihentikan.

” Kenapa langsung diberitakan ke media, kenapa tidak bicarakan terlebih dahulu sama saya?. Kan masih bisa kita bicarakan penyelesaiannya,” pinta keuchik Sansir kepada awak media.

Sementara beberapa sumber terpercaya dari warga setempat meminta agar kasus temuan dugaan korupsi tersebut agar diproses hukum saja, untuk contoh kedepan bagi pemimpin berikutnya.

” Kami warga masyarakat berharap agar yang menipu warga untuk memperkaya diri, agar mendapat pelajaran berharga,” tandasnya. (Adi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page