![]() ![]() |
| BRIPKA Anra Nosa, SH, Mhum |
Sejarah singkat Bripka Anra pernah membawahi 35 orang anggota, dimana ada yang berpangkat Jenderal, belasan personil lainnya berpangkat Kolonel dan Letnan Kolonel di negara mereka masing-masing.
Meski baru berpangkat Brigadir Polisi Kepala (Bripka), pria sudah diangkat menjadi team leader di United Nation Police (polisi PBB).
Sebelum menjadi tim leader UN Police, Bripka Anra sempat bertugas sebagai penyidik di Reserse Kriminal Polda Riau. Kemudian pria tegap ini ikut seleksi menjadi UN Police yang diumumkan Mabes Polri, dengan tempat penugasan di Darfur, Sudan Selatan.
Saat tugas di Darfur Bripka Anra pernah memimpin pasukan Tentara gabungan dibawah payung organisasi PBB. Anak buahnya terdapat dua orang berpangkat Brigadir Jenderal dan puluhan orang Tentara lainnya berpangkat Kolonel dan Letnan Kolonel yang tersebar dari Tentara di negara negara di Eropa, Afrika dan Asia.
Selaku team leader di United Nation (UN) Police, Anra punya anggota tim yang pangkatnya justru jauh lebih tinggi ketimbang dirinya.
Bripka Anra Nosa,SH,Mhum, juga pernah menyelesaikan permasalahan (Problem Solved) dengan caranya sendiri dengan tidak menyakiti pengunjuk rasa ternyata cara penyelesaian Anra yang humanis itulah yang membuat aksinya terdengar hingga ke atas.
Tak lama setelah unjuk rasa itu, Anra yang bergaji $2.550 USD dari UN Police tersebut langsung dipanggil oleh Senior Representatif Secretary General (SRSG) yang dipimpin seorang Jenderal wanita dari Angkatan Darat Negara Inggris.
Anra dianggap punya kecakapan yang cukup untuk mengemban jabatan sebagai team leader UN Police, dan sudah mendekati masa cuti nya bertugas dari PBB sebagai Polisi. (MK)














