Launching Program Santana, Bupati Pamekasan Apresiasi Ponpes Al Hasan

0
81

MADURA, RADAR-X.net – KH. Badrut Tamam Bupati Pamekasan resmikan pondok pesantren Al Hasan (Tengginah) desa Srambah kecamatan Proppo, sebagai salah satu Pesantren Tangguh Bencana (Santana).

Kedatangan Bupati Pamekasan beserta rombongan di pondok pesantren Al Hasan merupakan jadwal terakhir dalam kunjungannya di launching program tersebut.

“Kami sangat mendukung segala kegiatan yang menjadi sasaran utama pesantren demi mencetak generasi yang berpotensi.” Ucap Badrut Tamam saat memberi sambutan. Kamis (02/09/2021)

“Terus terang kami sangat bersyukur dan senang bisa bertemu langsung dengan pengasuh dan ketua yayasan dari pondok pesantren Al Hasan.” Lanjut Bupati

“Dalam kesempatan kali ini, perlu kami sampaikan bahwa pemerintah sangat membutuhkan peran dari seorang kiai dan tokoh agama sebagai penyeimbang dalam berputarnya roda kepemerintahan agar terjalin hubungan emosional antara pondok pesantren dan pemerintah, karena Ulama’ dan Umara’ adalah disisi yang saling bersinergi.” Ungkap Bupati.

KH. Hasan Muayyed Djauhari pengasuh pondok pesantren Al Hasan.

Sebelumnya, KH. Hamid Amjad ketua yayasan pendidikan pondok pesantren Al Hasan dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada Bupati Pamekasan, bahwa keluarga besar pesantren sangat antusias serta mendukung segala program pemerintah dalam memutuskan mata rantai Penyebaran Covid-19, juga herd immunity di pondok-pondok pesantren.

Baca Juga:  Kapolres Jember Terima Penghargaan Dari Kapolri

Dikatakannya, bahwa di pondok pesantren Al Hasan telah menerapkan kegiatan serta beberapa program unggulan untuk generasi bangsa, seperti: kajian kitab hasil karya dari KH. Hasan Muayyed Djauhari (Pengasuh Ponpes Al-Hasan) dengan judul “ANALISA SEBUAH PERSEPECTIVE” yang membahas tuntas tatacara mengkritik dan memberikan saran kepada pemerintah.

Tidak hanya itu, lanjutnya. Pesantren memiliki mitode tersendiri dalam membimbing para santri yang berkompeten, berprestasi, kreatif, agamis, nasionalis serta idealis dan aktif sesuai dengan visi misi pesantren Al Hasan.

“Sinergi antara Pemerintah dengan Ulama merupakan pondasi yang kuat dalam menjaga kedaulatan negeri, serta dalam mengedukasi dan memberikan sosialisasi kepada masyarakat.” Ungkap Gus Hamid, sapaan akrabnya.

Sementara, KH. Hasan Muayyed Djauhari pengasuh ponpes Al Hasan menambahkan, bahwa vaksianasi dan santana di pesantren salah satu bentuk ikhtiar pemerintah dan ulama serta masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Saat disinggung kegiatan vaksinasi di pesantren, Kiai Hasan menyatakan begitu antusiasnya para santri dan masyarakat setempat.

Hadir dalam kegiatan Launching Satana dan Vaksinasi, Forkopimda Pamekasan, Kajari Pamekasan, Kepala Kejaksaaan Pamekasan, Kepala Departemen Agama Pamekasan, Dan Tenaga kesehatan (Nakes) dari Puskesmas setempat. (MK/TIM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.