BeritaTerbaru

Lagi Pengerjaan, Tiba-Tiba Jembatan Malboro Ambruk

×

Lagi Pengerjaan, Tiba-Tiba Jembatan Malboro Ambruk

Sebarkan artikel ini

Aceh Tenggara, radar-x.net – Jembatan malboro yang menghubungkan desa Pulonas Baru Kecamatan Lawe Bulan menuju seputaran Kota Kutacane Kecamatan Babussalam, Rabu (04/11/2020) Pukul 11.30 Wib, tiba-tiba ambruk pada saat pengerjaan.

Sebelumnya Jembatan malboro ini ambruk akibat banjir bandang yang terjadi pada akhir Desember 2018 dan awal Januari 2019 lalu, kemudian dibangun Kembali pada 24 Agustus 2020 lalu, sampai saat ini masih dalam proses pengerjaan.

Konsultan Pengawas dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Aceh Tenggara, Sujarno Saat dikonfirmasi radar-x.net, melalui telepon seluler mengatakan, telah mendapatkan informasi kejadian ambruknya jembatan malboro.

“Dari laporan yang saya terima, perancah dan tiang sokong mal jembatan ambruk ke dasar sungai Lawe Bulan, Karena proyek tersebut masih tahap pelaksanaan, maka rekanan atau kontraktor diminta untuk melakukan perbaikan, sebab ini merupakan kelalaian mereka,” sebutnya.

Ia menjelaskan, Ambruknya jembatan ini diduga akibat debit arus sungai Lawe Bulan naik, pasca hujan deras pada selasa malam, namun diluar dugaan jembatan itu ambruk seketika pengecoran tengah berlangsung.

Ditemui usai melihat lokasi terjadian ambruknya jembatan malboro, Ketua Komunitas Pemantau Korupsi Nusantara (KPK-N) Kabupaten Aceh Tenggara, Junaidi menyayangkan ambruknya jembatan malboro pada saat pengerjaan berlangsung, dan kita sangat prihatin apalagi sumber dana dari pembangunan jembatan senilai Rp. 996.517.000,- yang di kerjakan pihak rekanan pelaksana PT. IS BROTHERS yang di mulai pada tanggal 24 Agustus 2020, Selesai 21 Desember 2020 yang akan mendatang.

Junaidi juga menjelaskan, pada saat ini di belantaran sungai Lawe bulan ada 4 (empat) titik proyek pembangunan jembatan, yaitu jembatan penghubung desa pulolatong ke desa kuta buluh kota, jembatan penghubung Kota Kutacane dengan Pasar Terpadu atau pajak pagi, Jembatan Cedol penghubung Desa Pulonas Baru ke Desa Pulonas, dan Jembatan Malboro penghubung Desa Pulonas Baru ke seputaran kota kutacane.

“Dari 4 (empat) titik proyek jembatan yang sedang tahap pengerjaan, hanya jembatan malboro tersebut yang ambruk, diduga kuat adalah karena faktor kelalaian dan tidak sesuai teknis dari perencanaan di dalamnya, baik mulai dari pekerja konsultan, kontraktor maupun instansi terkait.” Ungkap Junaidi Ketua KPK-N Agara.(RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page