Bondowoso – Kebakaran melanda bangunan koperasi sekolah dan musala SDN Cindogo 1, Desa Cindogo, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso, Rabu (22/7/2026) malam.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp30 juta.
Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 19.22 WIB dan dilaporkan ke petugas pemadam kebakaran pada pukul 19.43 WIB. Setelah menerima laporan dari warga, tim Damkar Bondowoso langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.
Berdasarkan keterangan guru SDN Cindogo 1, Asti, api pertama kali diketahui muncul dari bagian belakang bangunan.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik.
“Api pertama kali terlihat dari belakang bangunan. Kami menduga berasal dari korsleting listrik, kemudian warga segera menghubungi petugas Damkar melalui layanan SiJaguar,” ujar Asti.
Kepala SDN Cindogo 1, Sumarto Utomo, menjelaskan bahwa bangunan yang terbakar digunakan sebagai koperasi sekolah dan musala. Ia juga mengungkapkan bahwa sebelumnya pihak sekolah telah mengajukan usulan perbaikan bangunan kepada Dinas Pendidikan.
“Bangunan ini difungsikan sebagai koperasi sekolah dan musala. Sebelumnya kami juga sudah mengajukan perbaikan bangunan kepada Dinas Pendidikan,” kata Sumarto.
Petugas Damkar Bondowoso mengerahkan sejumlah armada, yakni Water Supply, Rescue, Carcentro, dan Dyna untuk memadamkan api. Proses pemadaman disertai pendinginan berlangsung sekitar satu jam hingga api berhasil dipastikan padam dan tidak kembali menyala.
Kasatpol PP Bondowoso Aries Agung Sungkowo, SH, mengatakan personel Damkar bergerak cepat setelah menerima laporan warga sehingga kobaran api tidak sempat meluas ke bangunan lain.
“Begitu menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan pendinginan. Berkat respons cepat seluruh tim, api berhasil dikendalikan sehingga tidak merambat ke bangunan lainnya. Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa,” ujar Aries.
Selain petugas Damkar, penanganan kebakaran juga melibatkan personel Polres Bondowoso, Polsek Tapen, Koramil Tapen, serta unsur pemerintah kecamatan. Hingga penanganan selesai, situasi di lokasi dipastikan aman dan petugas kembali ke markas setelah melakukan pendinginan.














