BATU BARA, RADAR-X.net – Merasa di tipu puluhan juta Rupiah Raman Krisna warga Medan Dusun I Kelurahan Cinta Damai Kecamatan Percut Sei Tuan melaporkan kasus penipuan dan penggelapan di Polrestabes Medan Polda Sumut pada tanggal 21/september/2021 lalu
Kepada media Raman menyampaikan kekecewanya dengan kinerja Polrestabes Medan yang diduga lamban dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Hampir sembilan bulan laporan sampai sekarang belum ada tindakan. kata Rahman Minggu 15/5/2022.
Sp2Hp yaitu Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) merupakan hak bagi pelapor. Dalam hal menjamin akuntabilitas dan transparansi penyelidikan /penyidikan, penyidik wajib memberikan SP2HP kepada pihak pelapor baik diminta atau tidak diminta secara berkala.
Anehnya pihak pelapor mempertanyakan “sp2hp yang mana lagi yang mau di beri??, setiap di hubungi pihak Polrestabes jawaban nya pasti Sp2Hp. Saya ini masyarakat biasa yang tidak tau Sp2Hp tapi ingat janganlah di bodoh bodohi” ucap Raman.
“Kalau memang tidak bisa diselesaikan keluarkan saja Sp3” ungkap Raman kesal.
Dalam hal persoalan nya rahman Raman meminta Etensi Bapak Kapolda Sumatera Utara Untuk melihat kinerja kepolisian Polrestabes Medan untuk mengusut Prihal dugaan penipuan dan penggelapan yang dilakukan SA dan AG yang sudah lama tidak ada tindakkan. Dari informasi yang didapat diduga pelaku penipuan dan penggelapan SA dan AG saat ini lagi holiday ke singapura.
Lanjut Rahman menerangkan dirinnya mengikuti Arisan kelompok ada sekitar 24 orang yang notabannya perbulan 1Juta yang dikutip diduga pelaku Suami istri berinisial SA dan AG.
“ Saya rasa bukan puluhan juta kerugian masyarakat yang ikut arisan kelompok SA dan AG, Taksiran saya miliaran masyarakat yang dirugikan” ucap krisna.
“Karena didalam kelompok itu banyak yang ikut,, kelompok saya ada 24 orang dan perbulannya dikutip ketua kelompok SA dan AG perbulan 1 Juta rupiah dan ada kelompok lain yang jumlah anggotanya sama 24 orang juga”. Tutup Raman.
Terpisah awak media mencoba menghubungi pihak Polrestabes Medan bernama Erwin Manulang selaku Juru penyidik (jupir) pada tanggal 10/5 mengatakan “ Siap Bang, secepatnya ya bang, minggu depan kukirim sp2hp ya bg” ucap Erwin melalui via WA. (Ham)














