foto : Istimewa
Surabaya, Radar x. net – Setelah digelar beberapa kali aksi demo di Kanwil Kemenkumham Jatim oleh Aliansi Madura Indonesia (AMI), Tim Senyap AMI turun langsung untuk memantu tim langkah-langkah Tim kanwil kemenkumham Jatim dalam melakukan kunjungan ke Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan dan Rutan Kelas IIB Sumenep Madura Jawa Timur.
Berdasarkan informasi dari Tim Senyap AMI, bahwa tim Kanwil Kemenkumham Jatim tegur keras Kalapas dan Kplp Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, berdasarkan orasi yang disuarakan oleh Aliansi Madura Indonesia (AMI) ternyata sangat kuat berdasarkan Data dan Saksi (mantan napi).
Baihaki Akbar, ketua umum Aliansi Madura Indonesia (AMI) dalam rilis tertulisnya menyampaikan bahwa informasi yang diberikan oleh dari Tim Senyap Aliansi Madura Indonesia (AMI) adanya kunjungan dari pejabat utama Kanwil Kemenkumham ke Lapas Pamekasan dan Rutan Sumenep.
Selain itu, lanjutnya. Tim dari Kanwil Kemenkumham Jatim memberikan teguran pada petugas Lapas Narkotika kelas IIA Pamekasan yang ada di dalam Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan Madura Jawa Timur.
Diketahui, rombongan tiba di Lapas Pamekasan sekira pukul 09:00 Wib dan meninggalkan Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan sekitaran jam 12:00 Wib, dan rombongan dari kanwil kemenkumham Jatim tersebut melanjutkan kunjungannya ke Rutan Kelas IIB Sumenep.
Menurutnya. bahwa pejabat utama Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan tidak bisa membantah dan tidak bisa berbuat apa-apa terkait dengan orasi yang disampaikan oleh Aliansi Madura Indonesia (AMI), ironisnya salah satu oknum petugas yang diduga terlibat malah tak kuat menahan tangisnya
Dikatakannya, bahwa setelah tim dari Kanwil Kemenkumham Jatim keluar dari Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, semua HP yang ada di dalam Lapas dikeluarkan lagi dan diserahkan kepada para narapidana yang memiliki HP.
“Kami juga mendapatkan informasi bahwa seluruh Narapidana yang memiliki HP disuruh segera menaruh HPnya ke bingker karna akan ada tamu dari kanwil kemenkumham Jatim,” cetus Baihaki
“Maka dari hal tersebut, kita bisa menduga dan memastikan dalam kepemilikan dan penggunaan HP benar adanya, dan termasuk adanya jual beli HP, Pungli hingga penggunaan dan peredaran Narkoba di dalam Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan.” Jelasnya
“Kami minta kepada Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Timur untuk segera melakukan pemanggilan terhadap Kalapas dan KPLP Lapas Kelas IIA Pamekasan serta Kalapas dan KPLP Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun, karna terjadinya hal itu merupakan dampak dari ketidakprofesionalan dalam bertugas.” Imbuhnya
“Kami juga meminta Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Timur untuk segera menurunkan tim ke Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun, yang dimana didalam lapas pemuda kelas IIA Madiun, terkait adanya bandar narkoba yang mengedarkan barang itu di dalam lapas.” Beber ketua AMI
“Kami Aliansi Madura Indonesia (AMI) sebagai pelapor terkait ketidakprofesionalan kinerja dari kedua Kalapas dan KPLP lapas narkotika kelas IIA Pamekasan dan Madiun, akan terus mengawal laporan ini hingga terbongkar pada publik.” pungkasnya
(Korwil Madura/Tim)














