BeritaPemerintahanTerbaru

Jambore Penyuluh Agama Islam, Ini Kata Kemenag Bondowoso

198
×

Jambore Penyuluh Agama Islam, Ini Kata Kemenag Bondowoso

Sebarkan artikel ini

BONDOWOSO, radar-x.net – Kementrian Agama Kabupaten Bondowoso menggelar Jambore bertempat di SMPN 1 Sempol Kecamatan Ijen Kabupaten Bondowoso, dengan tema “Moderasi Agama Dalam Merajut Ukhuwah”, Sabtu, (13/07/2019).

Hadir dalam acara tersebut, Kasi penerangan dan penyuluhan Kanwil Kemenag Jawa Timur, Dr. H. Aw Efendi, Bupati Bondowoso diwakili Asisten III Wawan Setiawan, Kepala Kemenag Bondowoso, Solihul Kirom, Kapolres, Dandim 0822, Baznas, PCNU, PC Muslimat, FKUB, MUI, BWI, BKKBN, para Kepala Desa se-Kecamatan Ijen dan seluruh Kepala KUA se Kabupaten Bondowoso serta para tokoh yang juga diikuti 189 penyuluh Agama Islam Kabupaten Bondowoso.

Imam Husaini, Ketua Pokjaluh menyaimpaikan, bahwa kegiatan ini merupakan inisitif penyuluh untuk menjalin silaturrahim antar penyuluh dan semua elemen masyarakat serta para tokoh. Dengan harapan para penyuluh dalam menjalankan tugasnya bisa maksimal dan sesuai harapan kita bersama.

Dalam kesempatan tersebut, Pihaknya berharap ada perhatian lebih dari pemerintah pusat agar nantinya penyuluh agama Islam Non PNS menjadi ASN, dengan harapan penyuluh bisa lebih bertanggung jawab terhadap tugas-tugasnya dari berbagai bidang garapannya.

Sementara Wawan setiawan, Asisten III, menyampaikan bahwa kegiatan Jambore sangat erat terhadap Visi dan Misi Bupati Bondowoso, yaitu adil dan terdepan dalam bingkai iman dan taqwa. Hal ini juga termasuk peningkatan pembangunan SDM dari sisi pendidikan keagamaan.

“Peningkatan SDM bukan hanya dari sisi Ekonomi melainkan juga dari sisi jasmani yang mana para penyuluh agama Islam bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ujarnya.

Solihul Kirom, Kepala Kemenag Bondowoso, menyampaikan, pembangunan bidang keagamaan yang dilaksanakan oleh pemerintah Kabupaten Bondowoso selama ini pada dasarnya adalah upaya untuk meningkatkan pelayanan terhadap kehidupan beragama, peningkatan kualitas pendidikan agama, terciptanya kerukunan intern dan antar umat beragama, serta peningkatan peran serta lembaga sosial keagamaan.

Ditambahkannya, Berpijak pada tugas dan peran tersebut maka peran penyuluh agama Islam sangat besar peranannya dalam turut serta memberikan pemahaman tentang program pemerintah Kabupaten Bondowoso di kalangan masyarakat.

“Pada kesempatan ini pula diharapkan agar pelaksanaan Jambore kali ini dijadikan momentum untuk lebih mendorong dan memotivasi kita semua dalam mengembangkan dan meningkatkan kemampuan masing-masing sehingga kita mampu mewujudkan Kabupaten Bondowoso yang Sejahtera dan berakhlak,” jelas Solihul Kirom.

Dikesempatan yang sama, Kasi Penyuluhan Kanwil Kemenag Jawa Timur, Aw Efendi, menyampaikan bahwa penyuluh itu tidak melihat dari apa yang ia dapat melainkan mengharap ridho Allah dalam bingkai merajut kesatuan hidup berbangsa dan bernegara.

Menurutnya, materi (Honor) bukanlah tujuan pertama bagi penyuluh akan tetapi tanggung jawab dalam mengemban amanah dan menjalankan tugas dalam membangun Bangsa. “Oleh karenya penyuluh agama selalu semangat dalam berdakwah untuk kemashlahatan ummat.” Pungkasnya. (Abas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page