Sampang, Radar x. net – Marsuki merupakan PJ. Kades di Desa Karang Penang Onjur Kecamatan Karang Penang Kabupaten Sampang Madura Jawa Timur sejak pertengahan Desember 2021, pasca berakhirnya masa jabat Kepala Desa (Kades) periode 2016/2021.
Dari pantauan media ini dilapangan, sejak menerima SK sebagai PJ. Kades di Desa Karang Penang Onjur Marsuki banyak melakukan perubahan dalam membangun desa terutama pada administrasi kependudukan dan sektor pembangun infrastruktur hingga dibidang pemberdayaan masyarakat desa dan lingkungan, serta disektor kesehatan.
Dalam membenahi desa dan memberikan pelayanan yang maksimal dan prima kepada masyarakatnya, serta memanjakan pada keperluan masyarakat Karang Penang Onjur.
Marsuki selaku PJ. Kades didesa tersebut, dirinya menyiapkan mobil siaga sebagai alat transportasi dan mobil operasional untuk masyarakat Karang Penang Onjur, ketika ada masyarakat yang sedang sakit atau mau melahirkan dan untuk keperluan masyarakat jika ingin mengadakan tour untuk berziarah dan lain sebagainya.
Saat ditemui dikediamannya Marsuki mengatakan, bahwa selama dirinya menjabat sebagai PJ. Kades, dirinya mengakui sudah banyak melakukan perubahan pada Desa Karang Penang Onjur, mulai dari perbaikan Balai Desa hingga mengadakan mobil siaga sebagai fasilitas umum bagi warga.
“Kami berusaha memberikan pelayanan dan fasilitas kepada warga, meskipun melalui dari dana pribadi.” Tutur Marsuki
“Karena pada dasarnya, memberikan pelayanan dan bisa melayani masyarakat dengan baik, merupakan salah satu target menuju perubahan yang diharapkan oleh masyarakat Karang Penang Onjur.” Lanjutnya
Pria yang biasa dipanggil Pak Makki ini, menjelaskan, bahwa sampai saat ini mobil operasional untuk desa Karang Penang Onjur sudah tersedia dua unit Mobil Siaga, APV dan Elf.
Tidak hanya itu, kata Pak Makki. Bahka dari tujuh dusun rencananya akan disiapkan fasilitas Mobil Siaga, meski sejenis Carry.
“Sekarang masih ada dua unit Mobil Siaga yang bisa dimanfaatkan masyarakat Karang Penang Onjur, rencananya kami akan siapkan setiap dusun satu unit Mobil Operasional, supaya tidak pinjam ke dusun yang lain.” Jelasnya
“Bahkan kami siapkan dengan drivernya, jika drivernya tidak ada, maka saya sendiri yang akan mengantarkan masyarakat.” Pungkasnya
(Korwil Madura/TIM)














