Gobak Sodor Sah Berada Di Naungan KONI Bondowoso

- Penulis Berita

Minggu, 24 Desember 2017 - 08:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy



Gobak Sodor Sah Berada Di Naungan KONI Bondowoso
(Foto:Red)

BONDOWOSO, radar-x.net – Olahraga tradisional Gobak Sodor hari ini resmi dijadikan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bondowoso sebagai cabang olahraga resmi ke 25 Pemkab Bondowoso. Pengesahan tersebut dilaksanakan pada acara deklarasi gobak sodor di Alun-alun Ki Bagus Asra, Minggu (24/12/2017).

Gobak sodor yang bertahun-tahun lamanya menjadi budaya olah raga di pedesaan kini nampaknya harus bernafas lega karena dipenghujung tahun ini nampaknya pihak pemerintah kabupaten melalui Koni melakukan deklarasi olahraga tradisional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gobak Sodor sebagai cabang olahraga resmi ditandatangani oleh Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bondowoso Nur Cahyo ,Sekretaris Daerah Drs H. Hidayat, M.Si dan Ketua DPRD Bondowoso H.Ahmad Dhafir,S.Ap ,disaksikan juga oleh mantan pengurus KONI tahun-tahun sebelumnya seperti Husaen Effendi.

Deklarasi yang dilaksanakan didepan para club Sodor kurang lebih 1000 Sodor se- Kabupaten Bondowoso ini dilaksanakan usai CFD di Alun-alun RBA Kironggo Bondowoso,Jawa Timur. Anis Sanjaya Ketua Asosiasi Gobak Sodor (AGS) menyampaikan sangat bersyukur karena Gobak Sodor diberi ruang dan kesempatan menjadi olahraga resmi di Republik Kopi.

Baca Juga:  Bupati Bondowoso Pimpin Upacara Hari Keluarga Nasional-XXVI

“Saya berkomitmen untuk bisa memaksimalkan kesempatan baik ini dengan mempersembahakan permainan gobak sodor yang senantiasa menjunjung nilai-nilai sportifitas. Semua ini tidak mudah kita lakukan, kami merintis sejak tahun 2014,Alhamdulillah baru ini kita diberi kesempatan,” jelasnya.

Sementara ketua DPRD Bondowoso, Ahmad Dhafir yang turut menyukseskan deklarasi tersebut mengapresiasi upaya seluruh atlet gobak sodor se-Bondowoso yang telah kompak menyatakan siap untuk menjadi cabang olaharaga. Dhafir berharap gobak sodor tidak hanya resmi diakui oleh Pemkab Bondowoso, melainkan juga dapat diakui oleh pemerintah Propinsi dan tidak menutup kemungkinan pada suatu hari nanti dapat diakui hingga Nasional.

“Saya bangga gobak sodor resmi dijadikan cabang olahraga. Tentu semua itu berkat perjuangan para pemain sodor se-Bondowoso. Saya akan uapayakan gobak sodor tidak hanya diakui oleh pemerintah daerah. Tentu menjadi harapan bersama ketika gobak sodor dapat diakui oleh pemerintah pusat,” pungkas (Tim)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

DPRD Murung Raya Sambut Baik Pemkab Tekan Harga Serta Distribusikan Beras SPHP
Partai PDI Perjuangan di Pastikan Menduduki Pimpinan DPRD Murung Raya
Terkait Potongan Honor Linmas Desa Lembengan, Berikut Hasil Klarifikasinya
Doni Raih Suara Caleg Cukup Tertinggi di Davil III, Patut Diperhitungkan Pilkada 2024
DPRD Mura, Apresiasi Pemilu Berjalan Aman Dan Kondusif
Dewan Minta Potensi Desa Bisa Dioptimalkan
Tingkatkan Sinergisitas, DPRD Mura Coffee Morning dengan Forkopimda
Terkait Isu Tak Sedap, KETUA PGRI Banyuwangi Angkat Bicara
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 13:45 WIB

Proyek Jaringan Irigasi Balai Besar Pengairan Diduga Jadi Ajang Mark Up Anggaran

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:23 WIB

PPTK Bungkam, Hotmix di Dusun Lidah Dasri Belum Setahun Sudah Retak dan Terangkat

Sabtu, 24 Februari 2024 - 07:08 WIB

Dodo Arman Hadiri Undangan Polda Sumsel, Klarifikasi Laporan Dr Ahmad Rizali

Kamis, 22 Februari 2024 - 22:58 WIB

Terjadi Dugaan Pelanggaran, Ketua Koordinator PKBM Banyuwangi Bungkam

Senin, 19 Februari 2024 - 20:34 WIB

Dinas Perdagangan Sumatra Selatan Dilaporkan ke Kejagung RI

Minggu, 18 Februari 2024 - 21:13 WIB

Terkait Dugaan Mark Up Data, Ketua Amblas Akan Laporkan PKBM Lestari Kebun Dalem ke Kejaksaan

Minggu, 18 Februari 2024 - 15:06 WIB

PKBM Lestari desa Kebun Dalem Banyuwangi Disinyalir Mar Up Data

Rabu, 7 Februari 2024 - 17:06 WIB

Kasudin Cipta Karya Jakarta Timur, Diduga Menerima Gratifikasi dan Menyalahgunakan Jabatan

Berita Terbaru