BeritaLingkunganPemerintahanTerbaru

Embung Sidadadi Diresmikan, Petani Sambut Gembira

×

Embung Sidadadi Diresmikan, Petani Sambut Gembira

Sebarkan artikel ini

INDRAMAYU, radar-x.net – Selama hampir tiga tahun semenjak pembangunannya. Embung Sidadadi yang terletak Di Desa Sidadadi, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, pada Senin (18/3/19), penggunaannya mulai diresmikan oleh Direktur Bina Operasi dan Pemeliharaan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian PUPR, Agung Djuhartono.

Dalam acara tersebut turut hadir, Anggota DPR RI Komisi V Drs. Yoseph Umarhadi, Msi, MA, Assda II Kabupaten Indramayu, H. Maman Kostaman, SH, Kepala BBWS Citarum Bob Arthur Lambogia, Camat Haurgeulis Rory Firmansyah, SSTP, Kuwu Desa Sidadadi H. Komarudin, para Kuwu dan ratusan petani, juga hadir Kepala BBWS Cimanuk – Cisanggarung Happy Mulya.

Pembangunan embung Sidadadi yang menelan Anggaran sebesar Rp 25 Miliar tersebut, dalam realisasi pengerjaannya dilakukan tiga tahap, selama tiga tahun dan bersumber dari APBN.

Menurut Anggota DPR RI dari Komisi V, Drs. Yoseph Umarhadi, M.si, dalam sambutannya mengatakan. Masifnya pembangunan jaringan irigasi pertanian, seperti pembangunan embung, waduk dan Infrastruktur pertanian lainnya, merupakan komitmen Pemerintahan Joko Widodo sebagai wujud perhatian kepada petani. Untuk itu, dirinya berharap, pasca diresmikannya embung Sidadadi, mampu dalam mengatasi persoalan air bagi para petani.

” Embung Sidadadi ini diharapkan mampu dalam mengatasi permasalahan terkait air bagi petani. Karna air merupakan pokok dasar dalam kehidupan, maka penggunaannya juga diharapkan mampu sebagai solusi bagi petani. Setiap tahun, Pemerintah menggelontorkan Miliaran rupiah untuk Infrastruktur, salah satunya untuk Pembangunan embung Sidadadi ini. Ini merupakan komitmen Presiden Joko Widodo dalam memperhatikan nasib petani,” ucap Yoseph Umarhadi.

Sementara Assda II Kabupaten Indramayu, H. Maman Kostaman, SH, menjelaskan. Kabupaten Indramayu sebagai salah satu lumbung pangan terbesar di Provinsi Jawa Barat, dalam pembangunan Infrastruktur pertaniannya diharapkan lebih maksimal lagi. Pasalnya, terwujudnya Infrastruktur pertanian yang memadai dan nyata, akan mampu dalam meningkatkan hasil pertanian yang maksimal.

” Kabupaten Indramayu dalam setiap tahunnya mampu memproduksi padi sebanyak 1,5 Juta ton. Dengan masifnya pembangunan Infrastruktur yang maksimal dan memadai, target 1,7 Juta tons akan bisa tercapai,” jelas Maman.

Direktur Bina Operasi dan Pemeliharaan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR RI, Agung Djuhartono menambahkan. Sebanyak 14 Provinsi di seluruh Indonesia merupakan lumbung pangan, salah satunya Di Provinsi Jawa Barat, yaitu Kabupaten Indramayu.

Lebih lanjut Agung menjelaskan, bahwa upaya revitalisasi terhadap Bendungan, Waduk, termasuk membangun embung, sebagai upaya dalam mewujudkan hasil pertanian yang baik. (Mansur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page