Sepakbola

Drama Adu Penalti Warnai Final Piala PSSI Banyuwangi, Persegam FC Gambiran Raih Gelar Juara

×

Drama Adu Penalti Warnai Final Piala PSSI Banyuwangi, Persegam FC Gambiran Raih Gelar Juara

Sebarkan artikel ini

BANYUWANGI, RADAR-X.net – Partai final Piala PSSI Banyuwangi yang mempertemukan Persegam FC Gambiran melawan PMJ FC Krikilan berlangsung sengit dan penuh drama di Stadion Diponegoro Banyuwangi.

Pertandingan yang berlangsung di hadapan ratusan penonton itu akhirnya harus ditentukan melalui adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 hingga waktu normal berakhir. Minggu (31/5/2026).

Sejak peluit babak pertama dibunyikan, kedua kesebelasan langsung menampilkan permainan menyerang. PMJ FC Krikilan tampil agresif dengan melancarkan sejumlah serangan ke pertahanan Persegam FC. Namun, Persegam juga tidak tinggal diam dan beberapa kali memberikan tekanan balik yang membuat pertandingan berjalan menarik.

Usaha PMJ FC membuahkan hasil pada pertengahan babak pertama. Berawal dari umpan matang yang berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh pemain bernomor punggung 8, Feby Eka, yang melepaskan tendangan keras dan gagal diantisipasi kiper Persegam. Gol tersebut mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk keunggulan PMJ FC hingga turun minum.

Tingginya antusiasme masyarakat terhadap laga final membuat panitia pelaksana menerapkan pembatasan jumlah penonton. Sekitar 100 suporter dari masing-masing tim diizinkan hadir di stadion.

Kebijakan ini merupakan hasil koordinasi antara panitia, kedua tim finalis, Polresta Banyuwangi, serta Kodim 0825 Banyuwangi guna menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan berlangsung.

Ketua PSSI Banyuwangi menjelaskan bahwa pembatasan jumlah penonton dilakukan demi memastikan partai final berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Memasuki babak kedua, tensi pertandingan semakin meningkat. PMJ FC berupaya mempertahankan keunggulan, sementara Persegam FC terus menekan demi mencari gol penyama kedudukan. Hingga memasuki penghujung pertandingan, skor masih bertahan 1-0 untuk PMJ FC. Namun semangat pantang menyerah yang ditunjukkan para pemain Persegam akhirnya membuahkan hasil.

Menjelang berakhirnya laga, kemelut di depan gawang PMJ FC berhasil dimanfaatkan oleh Yusuf Efendi yang melepaskan tendangan akurat dan merobek jala lawan. Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 1-1 dan disambut gemuruh sorakan penonton yang memadati Stadion Diponegoro.

Hingga peluit panjang dibunyikan, kedudukan tetap imbang sehingga pemenang harus ditentukan melalui babak adu penalti.

Pada babak tos-tosan tersebut, kedua tim menurunkan para eksekutor terbaiknya. Adu mental dan ketenangan menjadi penentu hasil pertandingan. Drama terjadi ketika salah satu penendang PMJ FC gagal menjalankan tugasnya. Persegam FC mampu memanfaatkan situasi tersebut dan akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor adu penalti 5-4.

Kemenangan itu disambut sukacita oleh seluruh pemain, pelatih, dan ofisial Persegam FC Gambiran.

Salah satu official tim mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemain dan pihak yang telah berkontribusi hingga tim berhasil meraih gelar juara.

Sementara itu, Koordinator PMJ FC, Andre Tri Waluyo, mengaku bangga atas perjuangan para pemainnya meskipun keberuntungan belum berpihak kepada timnya.

“Kami tetap bangga atas kerja keras seluruh pemain. Kalah dan menang adalah hal biasa dalam sepak bola. Yang terpenting adalah menjunjung tinggi sportivitas, menjaga kondusivitas, serta keamanan selama pertandingan berlangsung. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan kepada PMJ FC,” ujarnya.

Panitia pelaksana juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu menyukseskan turnamen. Berbagai kritik dan saran yang diterima akan dijadikan bahan evaluasi agar penyelenggaraan kompetisi sepak bola di Banyuwangi ke depan semakin baik.

Dengan berakhirnya turnamen ini, diharapkan pembinaan dan perkembangan sepak bola di Banyuwangi semakin maju serta mampu melahirkan talenta-talenta muda yang berprestasi di masa mendatang.

*(Eko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page