Aceh Tenggara, Radar-x.net – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Aceh Tenggara akan melauching program penguatan manajemen Rumah Data Kependudukan (RDK) sebanyak 20 desa yang akan di bulan April 2024 mendatang.
“Jika Program ini terbentuk maka memudahkan masyarakat mengetahui kondisi dan potensi kependudukan di suatu daerah menjadi pusat data dan informasi yang dapat dijadikan sebagai rujukan oleh pengambil kebijakan untuk mengetahui kondisi, potensi dan persoalan kependudukan,” ujar Kadis DPPKB Aceh Tenggara, Budi Afrijal kepada Radar-x.net, (27/3/2024).
Menurut Budi, program rumah data itu, bertujuan untuk ter fasilitasnya kegiatan pengumpulan dan sebagai dasar penetapan prioritas sasaran dan program mengidentifikasi permasalahan seperti adanya anak kekurangan gizi dan stunting.


“Jika terbentuk rumah data kependudukan diharapkan bisa meningkatkan kualitas hidup keluarga dan masyarakat desa karena dapat digunakan di lintas sektor untuk menuju keluarga berkualitas”, ujarnya.
Sebelum Lauching, kata dia, Dinas DPPKB Aceh Tenggara sudah menyiapkan data Pokja di 20 Desa terdiri dari Kader desa dan penyuluh KB yang nanti tertuang dalam anggaran APBK 2024.
“Dengan adanya RDK masyarakat dapat terpetakan atau terarah, dan nanti data ini akan di pajangkan dalam bentuk tabel atau grafik bertahap 20 desa ini dapat berjalan dengan baik, supaya desa lain dapat berkembang,” tungkas Budi Afrizal














