Kelautan

DPC HNSI Batu Bara Tinjau Lokasi Matinya Ribuan Ikan Di Pesisir Pantai Alam Datuk

×

DPC HNSI Batu Bara Tinjau Lokasi Matinya Ribuan Ikan Di Pesisir Pantai Alam Datuk

Sebarkan artikel ini

BATU BARA, RADAR-X.net – Ribuan ekor ikan di pesisir laut pantai alam datuk desa Kuala Indah kecamatan Sei Suka, mati mengapung pada Selasa (20/04/2021) sore.

Menurut keterangan warga nelayan Desa Kuala Indah kecamatan Sei Suka diketahui ikan-ikan tersebut mengapung dalam keadaan mati pada Selasa petang sekitar pukul 03:30 WIB, di sepanjang pesisir Pantai Alam Datuk.

“Sampai saat ini masih belum dapat di ketahui apa penyebab matinya ribuan ikan-ikan tersebut,” kata Warga.

Ketua DPC, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) H. Safri Habni bersama pengurus DPC, saat meninjau lokasi tempat matinya ikan-ikan tersebut mengatakan, HNSI Batu bara akan terus menyelidiki apa penyebab matinya ikan-ikan itu.

“Kami sangat menyesalkan dengan kejadian itu dan kami akan menggerakkan Ranting dan rukun-rukun HNSI Batu Bara untuk mencari tau apa penyebab matinya ikan sebanyak itu,” ungkap H. safri Habni yang akrab di sapa ATW, kepada radar-x.net, di lokasi pantai alam datuk.

Sedangkan PLT, Kepala Dinas (Kadis) Perikanan Kabupaten Batu bara Anton Ritonga yang juga berada di lokasi tersebut mengatakan ia bersama Kepala Dinas (Kadis) Lingkungan Hidup Azhar M.Pd, akan mengambil sempel Ikan yang mati untuk dilakukan pemeriksaan ke Laboratorium.

“Dari hasil Laboratorium akan menentukan apa penyebab matinya ikan-ikan di pesisir laut kita ini,” ujar Anton.

Senada Kepala Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Batu Bara Azhar M.Pd menyebutkan, ia bersama timnya melakukan pengambilan sempel air yang ada di muara pesisir tempat matinya ikan untuk dilakukan uji Lab.

“Hasil Laboratorium nanti yang akan menunjukan apa penyebab matinya ikan-ikan ini, rencananya pada hari ini juga akan langsung kita bawa ke Medan,” ujar Azhar.

“Setelah kita masukan ke laboratorium, baru kita tau apa penyebabnya. Untuk mengetahui hasil laboratorium kita akan menunggu dua minggu baru mengetahui hasil apa penyebab matinya ikan-ikan ini.” Jelas Azhar.

Kejadian tersebut tak terlepas dari sorotan Kapolres Batu Bara, hadir di lokasi tempat matinya ikan-ikan di pesisir laut pantai wisata alam datuk Desa Kuala indah, Kasat Reskrim Polres Batu bara AKP Ferry Kusnadi, SH.MH, bersama personil turut hadir Asisten ll Sahala Nainggolan, Kadis Perikanan dan Kadis LKLH, Serta DPC Ketua HNSI, Kabupaten Batu Bara. (Ham)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page