PAMEKASAN, RADAR-X.net – Sepekan terakhir warga di Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Madura dihebohkan dengan banyaknya warga yang sudah menjadi korban mall praktek dokter palsu.
Dalam kasus tersebut sedikitnya sudah ada puluhan warga yang menjadi korban dan mereka mengalami gejala yang sama setelah mengaku disuntik oleh inisial (DW) warga asal Desa Tlonto Raja, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan.
Sejumlah warga yang mengaku sudah menjadi korban dari praktek dokter palsu mengatakan, dirinya mengalami gejala tidak enak setelah 3 hari sesudah disuntik dan diobati, mereka mengalami nyeri hebat di bagian bokongnya hingga melepuh.
“Saya sudah kurang lebih 1 mingguan mengalami seperti ini setelah disuntik dan diobati oleh (DW), awalnya tidak apa-apa tapi setelah 3 hari badan saya sakit dan bokong sayang memerah,” kata salah satu warga yang tidak mau disebut namanya, Kamis (24/03/2022)
Lebih lanjut, setelah mengalami gejala seperti itu dia mengaku mendatangi kembali tempat praktek si dokter palsu tersebut akan tetapi kembali dimasukin obat lewat bokongnya dan setelah itu tambah parah dan tambah melepuh.
“Karena saya merasa sakit, saya datang kembali ke tempatnya dan dimasukin obat kembali tapi malah tambah parah,” ucapnya
Keluarga korban mengaku bukan hanya suaminya saja yang menjadi korban akan tetapi masih banyak lagi yang lain dan mereka mengatakan tidak punya uang untuk merawat lukanya.
“Tetangga saya ada juga yang seperti ini, setahu saya masih ada 2 orang,” ungkapnya
Menanggapi hal tersebut, Amsirudin salah satu anggota LSM KPK Nusantara, mengaku sudah mendengar adanya kasus tersebut dan dia mengatakan akan menindaklanjuti kasus tersebut dan akan melakukan investigasi.
“Saya akan melakukan investigasi dulu, kalau memang ini benar saya akan berkoordinasi dengan pihak aparat penegak hukum untuk menyelesaikan persoalan ini,” ucap Amsirudin.
Salah satu warga yang mengaku telah menjadi korban dari praktek dokter palsu saat sedang mendapatkan perawatan lukanya.
(Hol)














