Pemerintahan

Deklarasi Desa ODF Tingkat Kecamatan Di Sampang Tahun 2021

×

Deklarasi Desa ODF Tingkat Kecamatan Di Sampang Tahun 2021

Sebarkan artikel ini

SAMPANG, RADAR-X.net – Empat kecamatan di kabupaten Sampang Madura telah dinyatakan sebagai wilayah ODF (Open Defecation Free) atau bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS).

Hal ini tidak bisa didiamkan karena nantinya akan terus tertanam kepada generasi berikutnya.

Hal ini dibuktikan dengan Deklarasi ODF 4 Kecamatan Menuju Sampang ODF tahun 2021 di Kabupaten Sampang, dan dengan demikian, saat ini seluruh kecamatan di Sampang telah dinyatakan sebagai wilayah ODF meski empat di antaranya masih dinyatakan ODF bersyarat.

“Dengan deklarasi ini mudah-mudahan pada akhir 2021 nanti Sampang benar-benar resmi ODF, tidak ada lagi yang bersyarat seperti saat ini, maka dari itu saya minta tadi ke seluruh pihak mulai dari forkopimcam sampai RT bisa mengedukasikan pada warganya agar meninggalkan kebiasaan BABS, menjadikan hidup sehat harus jadi kebiasaan,” ungkap Ketua FSS kabupaten Sampang Ida usai deklarasi

“Edukasi ini karena pada kenyataannya masih banyak warga yang terbiasa BABS, seperti di sungai atau di sawah, karena menurutnya tidak lega kalau tidak BABS di sungai gitu, maka yang seperti itu harus diimbau terus dan kalau perlu dibuatkan banner di dekat sungai, dilarang BAB di sungai. Tapi juga harus solutif dengan pembuatan jamban bagi mereka,” terang Ida.

ODF ini, lanjut Ida, bukan hanya untuk mendapatkan penghargaan Swasti Saba Wistara atau kabupaten sehat, tetapi harus benar-benar menjadi kebiasaan dalam menjalani pola hidup sehat.

“Saat ini angka ODF kita sudah mencapai 98 persen lebih. Tinggal 4 kecamatan yang masih ODF bersyarat, diantaranya Kecamatan Sampang, Sreseh, Banyuates dan Robatal, karena masih ada jamban cemplung tanpa tutup dan pembuangan ke sungai, dan tinggal beberapa KK, dan langkah kita ke depan. Hal itu akan didorong untuk perbaikan juga menjadi langkah untuk menghadapi verifikasi dari Tim ODF Provinsi Jawa Timur. Dalam waktu dekat mereka akan melakukan penilaian di lapangan dengan data sampling di sejumlah titik untuk memastikan Sampang 100 persen ODF,” ungkap Ida.

“Tapi seperti yang dikatakan Ketua FSS (Forum Samang Sehat) Kabupaten Sampang, bahwa kita ingin ODF bukan karena ingin penghargaan. Kita ingin ODF karena kita harus menjaga sanitasi dan kesehatan warga kita di Sampang ini,” pungkas Ida Ketua FSS (Forum Sampang Sehat) Kabupaten Sampang. (Very/TIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page