Bupati Serahkan 316 SK Mutasi Guru SD Dan SMP

- Penulis Berita

Senin, 9 Oktober 2017 - 21:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Serahkan 316 SK Mutasi Guru SD Dan SMP
Bupati Faida MMR., saat penyerahan SK kepada yang bersangkutan. 



JEMBER, radar-x.net – Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan guru dan kewalitas pendidikan khususnya di Jember, Bupati dr. Faida MMR menyerahkan ratusan Surat Keputusan (SK) mutasi guru Sekolah Dasar Negeri(SDN) dan Sekolah Menengah Pertama(SMP) tepatnya yang telah di tanda tangani Bupati pada Sabtu (7/10/17), di aula Pendopo Bupati Jember.

Pasalnya, Wahya Wibawagraha tersebut diserahkan langsung oleh Bupati pada guru yang mengajukan mutasi atau Pindah tempat tugas, bahkan mereka yang hingga saat ini belum menerima SK di karenakan masih belum memenuhi syarat.

Tampak hadir dalam acara tersebut selain Bupati, mantan kepala BKD yang sekarang menjabat Asisten Bupati, Deni mantan BKD yang sekarang di perpustakaan masih ikut mengurus ratusan SK tersebut, selain itu ada 316 guru kelas yang mendapat SK dan ratusan yang belum mendapat SK karena para guru tersebut berupaya untuk cepat mendapat SK tapi dengan jalan meminta tolong orang lain, seperti rekomendasi pejabat tertentu.

Hal tersebut di sampaikan Bupati dr. Faida MMR pada sejumlah media baik cetak dan elektronik. “Saat ini kami menyerahkan 316 SK mutasi guru yang mengajukan pindah tugas, karena jarak tempuh dari rumah ke tempat tugas sekitar 25 Km, bahkan ada yang mencapai 100 Km, tujuannya ini bagian dari kesejahteraan para guru kelas tersebut, bahkan kami telah kordinasi dengan para Kepala Sekolah(Kasek) pada saat ada acara,” ujarnya.

Bupati menjelaskan, bahwa sebelumnya pihaknya bersama 6000 Kasek telah menyampaikan bagi para guru yang mau mengajukan pindah dan mendekati tempat kerja, bahkan ini juga bagian dari untuk meningkatkan kinerja para guru dan biar lebih semangat lagi bekerja.

“Bagi yang belum mendapat SK karena mereka kebanyakan meminta rekomendasi dari orang lain, termasuk dari kepala sekolah dan lainnya, padahal ini semua tak perlu mendapat rekomendasi, bahkan ada yang sampai 5 kali meminta rekomendasi, justru saya yang seperti ini yang tidak saya kehendaki,” jelas Bupati.

Baca Juga:  Laki-laki Tua Renta Tewas Ditelan Arus Sungai

Semua ini, tambah Faida, “untuk kemajuan dunia pendidikan agar dengan suasana tempat kerja yang baru ini bisa menambah semangat mengajar, dan waktunya bisa lebih di maksimalkan lagi dibanding sebelumnya, jadi pengajuan mutasi ini tidak ada kepentingan yang lain selain untuk tujuan di atas tadi.” Pungkasnya.(Bas/Dik/Rul)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

DPRD Murung Raya Sambut Baik Pemkab Tekan Harga Serta Distribusikan Beras SPHP
Partai PDI Perjuangan di Pastikan Menduduki Pimpinan DPRD Murung Raya
Terkait Potongan Honor Linmas Desa Lembengan, Berikut Hasil Klarifikasinya
Doni Raih Suara Caleg Cukup Tertinggi di Davil III, Patut Diperhitungkan Pilkada 2024
Hari Terakhir Rekapitulasi Suara Tingkat Kabupaten Batu Bara Berjalan Lancar
DPRD Mura, Apresiasi Pemilu Berjalan Aman Dan Kondusif
Dewan Minta Potensi Desa Bisa Dioptimalkan
Pelayanan Dukcapil Mlayu, Hadir Di Acara Program Gerakan Pasar Murah
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 13:45 WIB

Proyek Jaringan Irigasi Balai Besar Pengairan Diduga Jadi Ajang Mark Up Anggaran

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:23 WIB

PPTK Bungkam, Hotmix di Dusun Lidah Dasri Belum Setahun Sudah Retak dan Terangkat

Sabtu, 24 Februari 2024 - 07:08 WIB

Dodo Arman Hadiri Undangan Polda Sumsel, Klarifikasi Laporan Dr Ahmad Rizali

Kamis, 22 Februari 2024 - 22:58 WIB

Terjadi Dugaan Pelanggaran, Ketua Koordinator PKBM Banyuwangi Bungkam

Senin, 19 Februari 2024 - 20:34 WIB

Dinas Perdagangan Sumatra Selatan Dilaporkan ke Kejagung RI

Minggu, 18 Februari 2024 - 21:13 WIB

Terkait Dugaan Mark Up Data, Ketua Amblas Akan Laporkan PKBM Lestari Kebun Dalem ke Kejaksaan

Minggu, 18 Februari 2024 - 15:06 WIB

PKBM Lestari desa Kebun Dalem Banyuwangi Disinyalir Mar Up Data

Rabu, 7 Februari 2024 - 17:06 WIB

Kasudin Cipta Karya Jakarta Timur, Diduga Menerima Gratifikasi dan Menyalahgunakan Jabatan

Berita Terbaru