Bupati Perdie Secara Aklamasi Terpilih Sebagai Ketua DPD-HKTI Kalteng

0
22

MURUNG RAYA, RADAR–X.net – Sosok Orang nomor satu di Bumi Tana Malai Tolong Lingu, saat mengikuti gelar musyawarah Himpunan kerukunan Tani Indonesia (HKTI) di Provinsi kalimantan tengah tahun 2021.

Bupati Murung Raya, Drs. Perdie M Yoseph, resmi terpilih secara aklamasi jadi ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD-HKTI) Provinsi Kalimantan Tengah Periode Tahun 2021-2026.

Terpilihnya orang nomor satu di Bumi Tana Malai Tolung Lingu, sebagai Ketua DPD HKTI Kalimantan Tengah (Kalteng) ini bukan tanpa alasan, apalagi sosok Bupati yang merupakan alumni Kepamongprajaan/STPDN ini merupakan anak petani sekaligus pensiunan ASN.

Selain pengabdian sebagai Bupati Murung Raya, dua periode 2014-2023, disela kesibukannya, Perdie M Yoseph telah terjun ke dunia pertanian. Ia kerap mengisi waktu liburnya untuk kegiatan pertanian di Kabupaten Murung Raya.

Orang nomor satu di bumi tana malai tolong Lingu ini, tidak hanya jago mengelola pertanian berupa ubi, jagung, pisang dan lainnya, Ia juga tekun mengelola ternak dan sejumlah ayam bertelor, sapi dan kambing kerap mengisi hamparan lahan pertaniannya.

Baca Juga:  Bupati Indramayu Hadiri Pesta Panen "Mapag Sri" Di Desa Sukaslamet

Perdie terpilih sebagai Ketua HKTI Provinsi Kalimantan Tengah ini, yang merupakan organisasi yang sekarang dipimpin oleh Mantan Panglima TNI Jenderal (TNI) Moeldoko.

Dalam hal ini meyakini bakal membawa kemajuan ke depan untuk Himpunan kerukunan Tani Indonesia (HKTI), terkhusus untuk kemajuan dan kesejahteraan petani di Bumi Tambun Bungai.

Pada kesempatan itu Bupati Perdie, mengucapkan bersyukur, “Puji tuhan, saya terpilih secara aklamasi sebagai Ketua himpunan kerukunan tani Indonesia (HKTI) Provinsi Kalimantan Tengah periode 2021-2026,” ucap syukur Perdie. Senin (13/9/2021).

Perdie, menyebutkan himpunan kerukunan tani Indonesia, ini sebuah organisasi sosial di Indonesia yang berskala Nasional, berdiri sendiri dan mandiri yang dikembangkan berdasarkan kesamaan aktivitas, Profesi, dan fungsi di dalam bidang agrikultur dan pengembangan pedesaan, sehingga memiliki karakter Profesional dan persaudaraan.

“Sesuai dengan tujuannya, yang disebut himpunan kerukunan tani Indonesia (HKTI) meningkatkan pendapatan, kesejahteraan, harkat dan martabat insan tani, di penduduk pedesaan dan pelaku agribisnis lainnya, melalui pemberdayaan rukun, tani komoditas usaha tani dan percepatan pembangunan pertanian serta menjadikan sektor pertanian sebagai basis pembangunan Nasional,” ujarnya. (Aswadi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.