Bondowoso, Radar-X.net – Dalam upaya mewujudkan visi pembangunan jangka panjang yang selaras dengan prioritas provinsi, Wakil Bupati Bondowoso, As’ad Yahya Syafi’i, S.E., secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Bondowoso di Pendopo RBA Bupati Bondowoso, (27/3).
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai forum strategis untuk menyusun rencana pembangunan daerah yang terintegrasi dengan tema RKPD Provinsi Jawa Timur dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Nasional Tahun 2026. Tema utama yang diusung meliputi penguatan ekonomi, percepatan reformasi birokrasi, serta peningkatan daya saing sumber daya manusia guna menciptakan pertumbuhan yang berkualitas.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bondowoso mengungkapkan target-target ambisius untuk RKPD Tahun 2026, antara lain:
Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) ke kisaran 71,65 – 72,21
Pertumbuhan ekonomi diharapkan mencapai 4,74 – 5,33 persen
Penurunan tingkat kemiskinan menjadi 11,34 – 11,71 persen
Pengurangan tingkat pengangguran terbuka (TPT) ke angka 3,33 – 3,88 persen
Penurunan Indeks GINI, indikator ketimpangan ekonomi, ke rentang 0,331 – 0,340
Pencapaian target-target tersebut akan diwujudkan melalui lima prioritas pembangunan utama, yaitu:
Peningkatan sektor ekonomi
Peningkatan tata kelola pemerintahan
Pengembangan sumber daya manusia
Peningkatan infrastruktur
Pembangunan lingkungan sosial, budaya, ekosistem, dan lingkungan hidup
Acara MUSRENBANG diakhiri dengan penandatanganan berita acara kesepakatan hasil perencanaan oleh berbagai pihak, antara lain Wakil Bupati Bondowoso, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Jawa Timur, Ketua DPRD Kabupaten Bondowoso, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Bondowoso, Pit Ka. BP4D, perwakilan Politeknik Jember Kampus Bondowoso, TP-PKK, Forum Anak, dan Perwakilan Disabilitas Kabupaten Bondowoso.
“Saya berharap Musrenbang ini dapat menghasilkan strategi dan kebijakan yang efektif untuk mewujudkan target-target pembangunan yang lebih baik,” ujar Wakil Bupati Bondowoso.
Dengan komitmen kuat dari seluruh stakeholder, Kabupaten Bondowoso siap melangkah menuju era pembangunan yang lebih terarah, inovatif, dan inklusif guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tengah dinamika pembangunan nasional.
Selain itu Ketua DPRD Bondowoso H. Ahmad Dhafir juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musrenbang RKPD 2026 ini. Beliau berharap, hasil dari Musrenbang ini dapat menjadi acuan bagi penyusunan APBD tahun 2026 yang lebih baik.
Pihak dari DPRD Bondowoso siap mendukung sepenuhnya program-program pembangunan yang telah disepakati dalam Musrenbang ini.
“Kami berharap, APBD tahun 2026 dapat dialokasikan secara efektif dan efisien untuk mencapai tujuan pembangunan daerah, demikian dikatuhu kata Ketua DPRD, ” ungkapnya.
Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Provinsi Jawa Timur Joko Irianto mengatakan, percepatan transformasi sosial ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan pembangunan Provinsi Jawa Timur tahun 2026, antara lain satu pengentasan kemiskinan menuju keadilan dan kesejahteraan sosial, perluasan lapangan pekerjaan dan membangun keunggulan ekonomi, termasuk Peningkatan pelayanan dasar berkualitas di sektor pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur pengembangan wilayah tertentu.
Musrenbang RKPD 2026 ini akan berlangsung selama satu hari penuh. Dalam acara ini, akan dibahas berbagai isu strategis pembangunan daerah, antara lain Peningkatan kualitas sumber daya manusia, Pengembangan infrastruktur, Peningkatan perekonomian daerah, Pelestarian lingkungan hidup, dan Peningkatan pelayanan publik.
Hasil dari Musrenbang RKPD 2026 ini akan menjadi dasar bagi penyusunan Rancangan Akhir RKPD tahun 2026, yang selanjutnya akan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah tentang RKPD tahun 2026.














