Polri

Bikin Resah! Dua Pelajar Pembuat Konten Truk Oleng di Jalur Ijen Diamankan Polisi

×

Bikin Resah! Dua Pelajar Pembuat Konten Truk Oleng di Jalur Ijen Diamankan Polisi

Sebarkan artikel ini

BONDOWOSO, Radar-X.net – Aksi nekat membuat konten truk dan mobil bak terbuka melaju secara oleng di jalan umum berujung pada pembinaan kepolisian.

Dua pelajar berinisial RF dan RS diamankan Satlantas Polres Bondowoso setelah video aksi mereka beredar di media sosial TikTok dan menuai keresahan masyarakat.

Aksi tersebut diketahui direkam di kawasan Jalur Trek Lurus Ijen, salah satu ruas jalan yang memiliki risiko kecelakaan lalu lintas.

Penindakan bermula dari laporan masyarakat yang disampaikan melalui pesan langsung atau direct message (DM) ke akun resmi Satlantas Polres Bondowoso.

Laporan itu kemudian ditindaklanjuti petugas dengan menelusuri akun yang mengunggah konten tersebut.

Dari penelusuran tersebut, petugas akhirnya berhasil mengidentifikasi kedua pelajar yang diduga terlibat dalam pembuatan konten. RF dan RS kemudian dibawa ke Kantor Satlantas Polres Bondowoso untuk dimintai keterangan dan diberikan pembinaan.

Kasat Lantas Polres Bondowoso, AKP Heri Nugroho, membenarkan bahwa aksi dalam video tersebut dilakukan di jalan umum kawasan Ijen.

“Berdasarkan pengakuan keduanya, seluruh video aksi puluhan truk dan mobil bak terbuka melaju oleng itu dibuat di jalur Trek Lurus Ijen,” ujarnya.

Menurutnya, aksi semacam itu berpotensi membahayakan keselamatan, bukan hanya bagi pengemudi kendaraan yang melakukan aksi, tetapi juga pengguna jalan lain yang melintas di lokasi tersebut.

Karena itu, polisi memilih langkah pembinaan terhadap kedua pelajar tersebut. Selain diberikan pemahaman mengenai keselamatan berlalu lintas, RF dan RS juga diminta bertanggung jawab atas konten yang telah mereka buat.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban, keduanya kemudian membuat video permintaan maaf secara terbuka kepada masyarakat.

Polisi mengingatkan agar media sosial tidak dijadikan ruang untuk mempertontonkan aksi yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Konten yang semula dibuat untuk menarik perhatian di media sosial tersebut akhirnya justru berujung pada pemanggilan dan pembinaan oleh aparat kepolisian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page