Irigasi

Berlangganan Banjir, Ketua RW Berharap Bupati Lucky Hakim Prioritaskan Normalisasi Rutin

981
×

Berlangganan Banjir, Ketua RW Berharap Bupati Lucky Hakim Prioritaskan Normalisasi Rutin

Sebarkan artikel ini

Indramayu, Radar-X.net – Hujan deras mengguyur wilayah Indramayu selama tiga hari terakhir menyebabkan banjir di sejumlah titik kawasan perumahan Kecamatan Indramayu kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, akhirnya Normalisasi Saluran pembuangan kali tembaga dikerjakan.

Pasca banjir di beberapa kawasan perumahan di wilayah kecamatan indramayu, Kondisi tersebut langsung mendapat perhatian cepat Camat Indramayu, Indra Mulyana turun langsung ke lokasi pada Senin (19/5/2025).

Indra Mulyana memastikan penanganan banjir dilakukan secara cepat dan terkoordinasi, berkoordinasi dengan pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Lingkungan Hidup, serta Dinas Perumahan dan Permukiman (Diskimrum) untuk membersihkan saluran sekunder salah satunya pada saluran pembuang kali tembaga yang tersumbat eceng gondok.

Pembersihan dilakukan mulai dari saluran sekunder yang melintas di perumahan BDI menuju ke saluran pembuang kali tembaga dengan bantuan alat berat berupa ekskavator. Tujuannya untuk mengangkat eceng gondok yang menghambat aliran air dan mempercepat surutnya genangan yang terdampak banjir

Peninjauan Camat Kota Indra Mulyana yang turun ke lokasi banjir mendapat apresiasi dari salah satu pengurus RW Perumahan BDI mengaku bernama Herman.

“Hampir di seluruh kompleks perumahan yang saluran pembuangannya mengandalkan dari saluran kali tembaga untuk itu harus rutin dilakukan Normalisasi, maka jika tidak ketika diguyur hujan dua sampai tiga hari sudah pasti mengalami genangan air atau banjir.” Ujar Herman pada awak media.

“Penyebab lainnya adalah drainase yang kurang diperhatikan pemerintah dalam hal ini Dinas PUPR Bidang SDA dan Dinas Lingkungan Hidup (LH).” Kata Herman

“Saluran pembuang di Kali Tembaga, Indramayu, memang dikenal rawan banjir. Beberapa faktor yang menyebabkan hal ini antara lain misalnya Saluran-saluran drainase mungkin mengalami penyumbatan atau kapasitas yang tidak memadai untuk menampung volume air yang masuk, terutama saat curah hujan tinggi. Untuk itu kami mewakili warga berharap kepada Bapak Lucky Hakim selaku Bupati Indramayu agar kiranya memprioritaskan saluran tersebut untuk selalu dilakukan Normalisasi pertahunnya.” Terang Herman

Sementara, Warhadi selaku Kepala Bidang SDA Dinas PUPR Kabupaten Indramayu, saat ditanya kenapa kegiatan Normalisasi di kali tembaga baru dikerjakan pasca banjir saja?. Ia menjawab, “Kami tidak tau itu kegiatannya siapa, kalau dari bidang SDA sendiri sampai saat ini belum ada kegiatan. Mungkin dari Dinas PUPR hanya bantuan alat berat ekskavator saja barangkali atas permintaan warga atau camat atau lurah untuk membantu dalam penanggulangan banjir sekaligus untuk mengantisipasi terjadi banjir lagi.” Tegasnya, Jumat (23/05/25).

Warhadi menambahkan, Kalau dari Dinas PUPR Indramayu khususnya bidang SDA untuk kegiatan Normalisasi di saluran pembuang di kali tembaga sampai saat sekarang belum pernah diprioritaskan anggarannya.

“Kalau ada itu pun hanya bantuan alat berat Ekskavator agar dilakukan normalisasi untuk penanganan banjir sekaligus mengantisipasi banjir susulan.” Pungkas Warhadi

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Seedbacklink affiliate

You cannot copy content of this page